Didukung Provinsi Pembukaan Fesmo 2017 Mewah dan Megah

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (11/09/2017)

Wakil Gubernur NTB, Muh. Amin SH., M.Si membuka secara resmi Festival Pesona Moyo (FPM) Tahun 2017, Minggu, 10 September 2017. Event regional yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini ditandai dengan pemukulan rantok, pemutaran video Festival Pesona Moyo dan gemerlap kembang api. Pembukaan kali ini terbilang megah, terlihat dari pentaan pangggung pentas seni dalam menyemarakkan kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa ini.

Wagub NTB, Muh. Amin SH., M.Si mengakui sektor pariwisata di NTB meski masih kecil dalam memberikan sumbangan dan kontribusinya pada PDRB, tetapi telah tumbuh sangat signifikan mencapai 21,49 persen. Kenyataan ini harus disambut karena memberikan peluang untuk senantiasa mengeksplor semua potensi yang dimiliki. Pesona Lombok, Festival Lombok-Sumbawa, Festival Pesona Moyo atau apapun namanya di seluruh kabupaten/kota di NTB, membuktikan daerah ini memiliki kekayaan dan keragaman potensi baik kekayaan alam, keindahan alam, hingga budaya dan tradisi. Hanya yang dibutuhkan komitmen dari kepala daerah terutama bupati atau walikota.

Di bagian lain, Wagub mengapresiasi malam pembukaan FPM 2017 ini yang terlihat berbeda dari sebelumnya. FPM yang sebelumnya dilaksanakan pada siang hari, pada tahun ini pada malam hari. Ini memberikan kesan santai, syahdu dan romantis. “Kami berharap Festival Pesona Moyo bisa berkonstribusi dalam pencapaian target kunjungan wisata Provinsi NTB maupun nasional, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas,” kata Wagub singkat.

Sebelumnya, Sekda Sumbawa Drs. H. Rasyidi selaku Ketua Panitia FPM melaporkan bahwa Festival Pesona Moyo 2017 dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari program Provinsi NTB untuk pengembangan pariwisata Pulau Sumbawa, dengan mengusung branding “The Passionate Sumbawa”. Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah meningkatkan dan memperluas rencana program pengembangan pariwisata Kabupaten Sumbawa yang semula menggunakan branding “Go Sumbawa-The Essence of Paradise” menjadi “Discover Sumbawa”.

Baca Juga  XL Perluas Layanan Broadband di Luar Jawa 

Sebagai Major Event Promosi Pariwisata Terintegrasi yang keenam kalinya sejak tahun 2012, tahun ini Festival Pesona Moyo mengusung tema “pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif dan investasi”. Melalui tema tersebut diharapkan Festival Pesona Moyo 2017 dapat menjadikan sektor pariwisata sebagai perekat dan pendorong/pembangkit pembangunan sektor lainnya dan menjadikan usaha ekonomi kreatif dan UMKM sebagai basis pembangunan ekonomi masyarakat, serta mendorong peningkatan investasi dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah.

Tujuannya sebagai sarana memperkenalkan atau mempromosikan ragam wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan serta kerajinan dan kuliner khas sumbawa, serta meningkatkan apresiasi dan kecintaan terhadap peninggalan purbakala, sejarah, seni dan budayamaupun produk dalam negeri dan kuliner nusantara. Selain itu menjalin kemitraan antar pelaku usaha pariwisata, mendukung program promosi pariwisata nasional dan provinsi dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah dan mengembangkan industri pariwisata, serta peningkatan investasi, baik sektor pariwisata maupun sektor lainnya.

Disampaikan pula bahwa Festival Pesona Moyo 2017 akan dilaksanakan selama sebulan penuh, mulai 10 September hingga 8 Oktober 2017, dengan rangkaian kegiatan antara lain Karnaval/Pawai Budaya, Pergelaran Seni Budaya, Expo UMKM, Temu Usaha UMKM, Dialog Pariwisata, Jambore Kader Konservasi, Jelajah Alam Pesona Moyo, Suwar Teja Raboran, Main Jaran, Melala, Balap Sampan, DanFishing Contest. Kemudian Diskusi Budaya, FGD (Focus Group Discusion) Ekowisata, Gebyar Pesta Jagung, Rantok 1001 Deneng, Samawa 10 K, Pentas Budaya Empang dan Barapan Kebo.

Baca Juga  PKK NTB Ikut Jambore Nasional Kader PKK

Sementara Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, B.Sc acara pembukaan FPM kali ini diinisiasi dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, karena telah dimasukkan dalam Kalender Event Pariwisata Provinsi NTB sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan acara Promosi Bulan Pesona Lombok-Sumbawa.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi, karena telah menetapkan Sumbawa menjadi titik singgah bagi kapal pesiar yang mengikuti Sail Sabang. “Inilah wujud kongkrit dari semangat Indonesia Kerja Bersama, dengan spirit ini saya berkeyakinan target nasional untuk meraih angka kunjungan wisata sebesar 17 juta dan target provinsi untuk meraih angka 3,5 juta pada tahun 2017 ini akan dapat kita raih,” harapnya.

Untuk diketahui, pengembangan sektor pariwisata sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat sangat urgen untuk dilakukan. Pelaksanaan Festival Pesona Moyo dengan tema “pengembang pariwisata, ekonomi kreatif dan investasi” adalah bagian dari ikhtiar untuk memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Sumbawa. “Alhamdulillah, dalam beberapa tahun terakhir ini, sektor pariwisata sudah mulai bergeliat. Tingkat hunian hotel terus meningkat yang berimplikasi kepada meningkatnya penerimaan daerah dari pajak hotel. Sampai awal September 2017, realiasi pajak hotel sudah menyentuh angka 80 persen dari target yang ditetapkan dan diperkirakan akan melampaui target pada akhir tahun nanti,” demikian Bupati. (JEN/SR)

iklan bapenda