Fraksi Golkar Identifikasi Beragam Masalah Daerah

oleh -0 views
Jubir Fraksi Golkar, Berlian Rayes S.Ag M.Si
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (09/09/2017)

Meski memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, namun Fraksi Golkar DPRD Sumbawa memberikan sejumlah catatan untuk menjadi perhatian dan dapat disikapi secara serius oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Catatan ini berdasarkan hasil identifikasi Fraksi Golkar terhadap beragam masalah daerah yang harus dituntaskan pemerintahan Husni–Mo.

amdal

Di antaranya masalah pendidikan. Melalui Jubir Fraksi, Berlian Rayes S.Ag M.Si, berharap kepada pemerintah daerah memperhatikan sarana dan prasarana penunjang pendidikan terutama di daerah terpencil agar seiring dan sejalan dengan Sarpras di kota maupun di kecamatan. Demikian pula dengan tenaga pendidik (guru), agar kesehatan dan kesejahteraannya dapat diperhatikan. Tenaga pendidik yang ada di dalam kota atau ibukota kecamatan yang biasanya menumpuk dapat disebar ke daerah-daerah terpencil yang mengalami kekurangan guru, sehingga terjadi pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Bukan hanya tenaga pendidikan formal, kesejahteraan pendidik nomn formal harus mendapat perhatian. Seperti Guru Ngaji, Guru TPQ, imam masjid, dan marbot karena dari bimbingan mereka ini akan lahir dan tumbuh generasi-generasi yang berahlak mulia.

Kemudian masalah pertanian. Fraksi Golkar meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan pokok petani seperti, kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk, obat-obatan dan langkanya bibit unggul. Selain itu tidak relevannya antara biaya yang dikeluarkan petani dengan pendapatan yang diperoleh pasca panen karena tidak adanya jaminan kestabilan harga. Demikian pula dengan percetakan lahan sawah baru menyisakan masalah. Sebab percetakan sawah baru tidak diikuti dengan pembuatan cekdam atau sumur bor yang akan digunakan untuk mengairi sawah tersebut. Seharusnya membuat sumber mata air terlebih dahulu sebelum percetakan lahan sawah baru.

Baca Juga  Presiden Jokowi: Pengusaha Mendapat Manfaat dari Proses Ekspor

Berikutnya soal peternakan. Pengadaan bibit sapi dan kerbau masih sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini sesuai dengan daya dukung wilayah atau carrying capacity. Namun ada beberapa masalah, yakni tata ruang padang pengembalaan (LAR) yang belum ada sehingga pemanfaatannya belum maksimal, sarana dan prasarana pengembangan peternakan sapi dan kerbau belum memadai. Selain itu belum ada pemanfaatan teknologi pakan ternak dan lahan berbasis pakan dan pemanfaatan limbah peternakan, serta investasi dalam bidang peternakan masih sangat terbatas.

Selanjutnya masalah air bersih. Fraksi Golkar mendorong pemerintah daerah menyentuh daerah-daerah yang sulit air dengan perpipaan PDAM. Untuk kesehatan Fraksi Golkar berharap Pemda meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan di Rsud Sumbawa, puskesmas, postu dan lainnya yang telah memberikan pengabdian dan kinerja yang luar biasa terhadap kesehatan masyarakat Tana Samawa.

Di bagian lain Fraksi Golkar menyoroti soal maraknya illegal logging. Pihaknya tidak ingin ulah segelintir orang berdampak terhadap masyarakat banyak seperti terjadinya banjir dan tanah longsor akibat hutan yang merupakan daerah resapan air dan pelindung erosi, habis dibabat. Masalah cagar budaya dan pariwisata, juga disentil Fraksi Golkar. Pemerintah daerah harus mengambil langkah cepat dan tepat dalam menginventarisir situs-situs yang merupakan cagar budaya karena memiliki nilai historis. Ini menjadi potensi Sumbawa di bidang pariwisata, disamping potensi lainnya seperti air terjun di beberapa kecamatan, sejumlah pulau kecil nan indah maupun pantainya yang penuh pesona.

Baca Juga  Masjid Jami’ Praya Segera Dibangun

Untuk masalah perparkiran, Fraksi Golkar meminta agar dilakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir yang menggunakan badan jalan di sepanjang Jalan Hasanuddin, Jalan Diponegoro, Jalan Kartini dan depan Pasar Seketeng. Satpol PP dan Dishub harus bertindak sehingga semua pengguna jalan, baik kendaraan bermotor maupun pejalan kaki mendapatkan haknya. Masalah lainnya adalah siswa dan mahasiswa berprestasi agar mendapat perhatian pemerintah daerah untuk diberikan beasiswa. Pengelolaan persampaan yang dinilai kurang maksimal. Menjamurnya toko berjejaring yang mengancam tumbuh-kembangnya UMKM, harus dibatasi jumlahnya dan jaraknya jauh dari pasar tradisional.

Terakhir, Fraksi Golkar meminta Pemda Sumbawa memperhatikan kebutuhan lembaga vertical melalui bantuan perbaikan rumah dinas kejaksaan depan Resort Sumbawa, sel tahanan Polres Sumbawa, Rumah Dinas Kodim di Jalan Hasanuddin, Rumah Dinas Wakil Ketua Pengadilan Negeri di Jalan Baru, Rumah Dinas Ketua Pengadilan Agama di samping Kantor Kejaksaan, serta sarana prasarana penunjang lainnya yang diperlukan untuk pengamanan wilayah pantai. (JEN/SR)

iklan bapenda