PDIP dan Demokrat Puji Capaian Pemerintahan Husni—Mo

oleh -2 views
bankntb

PARLEMENTARIA, KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (08/09/2017)

amdal

Fraksi PDIP DPRD Sumbawa mengapresiasi capaian yang diperoleh oleh pemerintah daerah terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami peningkatan. Namun Fraksi ini mendorong pemerintah daerah menjadikan pendapatan daerah ini sebagai prioritas utama dalam rangka mengoptimalkan percepatan pembangunan daerah terhadap permasalahan ketergantungan fiskal daerah yang masih tinggi terhadap pemerintah pusat. Untuk itu pemerintah daerah perlu memikirkan dan merencanakan kebijakan stimulasi yang tepat dan sinergis antar lintas sektor terhadap setiap komponen pendapatan daerah unggulan dan potensial yang belum dimanfaatkan secara maksimal, seperti sektor pariwisata dan kekayaan alam lainnya yang belum dimanfaatkan secara maksimal termasuk penerimaan pembiayaan. Hal ini penting dilakukan agar pada masa mendatang daerah tidak hanya mengandalkan pajak daerah dan PAD yang sah lainnya sebagai komponen dominan dalam pendapatan daerah. “Fraksi kami mengharapkan optimalisasi komponen pendapatan lainnya sebagai penyokong pertumbuhan ekonomi daerah, dengan kepemimpinan baru di Kabupaten Sumbawa tentu membawa semangat baru dalam rangka mengambil langkah-langkah konkrit terhadap pemecahan permasalahan daerah menuju Kabupaten Sumbawa yang hebat dan bermartabat yang kemudian menjadi kabupaten yang mandiri dan berdikari,” kata Junaidi—juru bicara Fraksi PDIP pada Rapat Paripurna tentang Raperda APBD-P 2017, belum lama ini.

Fraksi PDIP mendorong pemerintah daerah secara  berkesinambungan dan intensif dalam upaya menggali sumberdaya potensial daerah. Di samping itu pemerintah daerah juga harus melakukan evaluasi secara intens terhadap OPD pengelola, guna memastikan agar PAD dari potensi real maupun potensi ekspektasi dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga  Gubernur Luncurkan Kampung Sehat Kelana "Ijo Berseri"

Sementara Fraksi Demokrat melalui Jubirnya, Yasin Musamma juga memberikan apresiasi atas kinerja pemerintahan Husni-Mo’. Meski berjalan lebih kurang satu setengah tahun namun telah mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 6,43 % menjadi 6,86 %, menurunkan tingkat inflasi dari 4,11 % menjadi 3,11 %, menurunkan tingkat kemiskinan dari 16,12 % menjadi 3,11 % dan menurunkan tingkat pengangguran terbuka dari 4,20 % menjadi 4,01 %.

Selain itu menuntaskan berbagai persoalan akses jalan, termasuk akses transportasi di beberapa kecamatan yang terisolir telah dapat dibuka secara bertahap dengan kondisi jalan mantap. Pada tahun 2016 telah dilaksanakan peningkatan dan pemeliharaan jalan kabupaten serta infrastruktur pendukungnya sepanjang 105,19 km, termasuk jalan akses Lantung-Ropang, Teladan-Kelawis, Batu Dulang-Tepal, Pelita-Batu Rotok, Mata-Tolo Oi, dan Berang Rea-Sempe. Pada tahun 2017, melanjutkan pekerjaan tahun 2016 sepanjang 78,5 km, meliputi ruas jalan Ropang-Lebin, Lebangkar-Ranan, Lantung-Ropang, Simpang Lawin-Lebangkar dan beberapa ruas jalan Batulanteh, Unter Iwes dan Orong Telu.

Tak hanya itu, Husni—Mo membenahi pasar-pasar rakyat dalam upaya peningkatan roda perekonomian masyarakat. Pembangunan Pasar Brang Bara yang akan menjadi pasar rakyat Tipe C melalui dana tugas pembantuan yang diberikan oleh Kementerian Perdagangan RI. Selanjutnya penyusunan DED Pasar Seketeng, DED Pasar Karang Dima yang akan dijadikan sebagai pasar distribusi (pasar induk) dan juga pasar-pasar lainnya yang sedang dalam proses pembangunan. Kemudian Pembangunan Puskesmas Pulau Moyo dan pembangunan Dermaga Sebotok di Pulau Moyo, dalam upaya mengoptimalkan pelayanan dasar kepada masyarakat Pulau Moyo sekaligus pengembangan potensi pariwisata daerah sebagai salah satu penunjang roda perekonomian dan pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Warga Diminta Tidak Golput

Fraksi partai demokrat yakin dan percaya kepada pemerintahan Husni-Mo’ mampu menjawab segala persoalan dan dinamika yang ada dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah ini dengan masa yang masih tersisa kurang dari tiga tahun setengah. (JEN/SR)

 

iklan bapenda