Hanura Soroti Beringin Sila, Kerusakan Jalan dan Jual Beli Proyek

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (08/09/2017)

Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (F-Hanura) DPRD Kabupaten Sumbawa menyoroti persoalan Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan, kerusakan jalan wilayah selatan dan dugaan jual beli proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam pandangan fraksi yang dibacakan Junaidi pada Rapat Paripurna DPRD terkait APBD-P 2017, Fraksi Hanura meminta agar dalam belanja modal untuk pembayaran tanah Bendungan Beringin Sila, dapat mempertimbangkan rentang waktu realisasinya. Jika pemerintah sudah melaksanakan hal-hal yang diamanatkan aturan, hal tersebut tidak menjadi persoalan untuk dimasukan dalam APBD Perubahan. Namun jika dari aspek perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan penyerahan hasil sebagaimana diamanatkan dalam peraturan baik dalam undang-undang maupun Peraturan Presiden, maka sebaiknya kegiatan tersebut dimasukkan dalam APBD Tahun 2018.

amdal

Kemudian soal pembangunan jalan hotmix bagian selatan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus Tahun 2016 seperti Lantung, Ropang, Orong Telu dan Sempe. Fraksi Hanura meminta pemerintah mempertimbangkan hal-hal teknis. Sebab sejak pembangunan jalan tersebut, masyarakat yang peduli sudah menyuarakan dugaan penyelewengan dan terbukti jalan tersebut tidak bertahan lama dengan kerusakan mencapai 40 persen.

Selanjutnya berkaitan dengan lamanya penyerapan anggaran di Dinas PUPR Sumbawa, Fraksi Hanura menilai tidak lepas dari lambannya realisasi program-program yang ada. Ada hal yang miris saat ini, bahwa diduga terjadi pungutan dan jual beli proyek di dinas tersebut. Terutama proyek pembangunan fisik teknis berkisar 10–20 persen dari nilai proyek. Karena itu Fraksi Hanura berharap pihak kepolisian dan Kejaksaan Negeri Sumbawa dapat melakukan penyelidikan. Hal ini demi terciptanya pembangunan yang bermanfaat dan bermartabat di daerah ini. (JEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Pendapatan Daerah Kabupaten Sumbawa Naik 5,50 Persen