Mendadak !! Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Dites Urine

oleh -11 views
Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa, I Wayan Eka Mariarta SH, M.Hum dites urine
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (05/09/2017)

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa secara mendadak melakukan tes urine terhadap Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa, I Wayan Eka Mariarta SH, M.Hum, para hakim dan pegawai setempat, Selasa (5/9) pagi tadi. Ini dilakukan untuk mengidentifikasi jajaran setempat apakah ada dan tidaknya yang mengkonsumsi narkoba dan zat aditif lainnya. Semua dikumpulkan dalam ruangan dan satu per satu dipersilahkan masuk kamar mandi untuk mengambil urine melalui wadah yang sudah disediakan. Sebanyak 40 orang berhasil dites urine. Selanjutnya jajaran PN Sumbawa mengikuti sosialisasi tentang narkoba yang langsung disampaikan Kepala BNN Sumbawa, AKBP Syirajuddin Mahmud.

Ditemui usai tes urine, Ketua PN Sumbawa, I Wayan Eka Mariarta, SH., M.Hum mengakui jika tes urine ini dilaksanakan secara mendadak. Hal ini berdasarkan perintah Mahkamah Agung agar seluruh jajaran pengadilan di bawahnya melakukan tes urine. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya pegawai Mahkamah Agung, hakim dari tingkat atas hingga bawah serta pegawai pengadilan secara keseluruhan yang terlibat masalah narkoba. Selain itu mengantisipasi ruang gerak peredaran narkoba. “Jangan sampai kita selaku aparat peradilan yang tugasnya mengadili perkara terutama narkoba justru kita sendiri yang terlibat,” tukasnya.

Untuk tes urine ini, ungkap Wayan Eka—sapaan Ketua PN, akan dilaksanakan secara rutin dan mendadak. Bagi jajarannya yang teridentifikasi positif narkoba akan ditindak tegas yang sanksinya akan diberikan pimpinannya bagi di pengadilan tinggi maupun Mahkamah Agung. Sebagaimana diketahui narkoba merusak kesehatan, dan generasi bangsa. Mengkonsumsi apalagi mengedarkannya secara hukum maupun agama sangat dilarang. Untuk mencegahnya menjadi tugas bersama.

Baca Juga  Atasi Penculikan, Guru dan Orang Tua Harus Bersinergi
Kepala BNNK Sumbawa, AKBP Syirajuddin Mahmud

Sementara Kepala BNNK Sumbawa, AKBP Syirajuddin Mahmud menjelaskan tes urine ini dilakukan untuk meminimalisir kasus narkoba di Kabupaten Sumbawa yang sudah dikategorikan daerah darurat narkoba. Dengan adanya tes urine ini untuk meminimalisir permintaan narkoba dari pengguna. Dengan tidak adanya permintaan, maka peredaran narkoba semakin dipersempit. “Tes urine ini rutin dilaksanakan di berbagai instansi pemerintah baik diminta maupun tidak diminta. Jika ada yang positif akan direhabilitasi. Intinya upaya yang kita lakukan ini agar peredaran narkoba tidak sampai terjadi secara massif,” tandasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda