Festival Moyo Utara Cara Majukan Pariwisata Sumbawa

oleh -12 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (05/09/2017)

Kecamatan Moyo Utara terus menampilkan keunggulan wilayahnya. Selain pertanian, kini Moyo Utara berinovasi di bidang pariwisata dengan menggelar Festival Moyo Utara (F-MU). Festival yang telah berlangsung sejak 28 Agustus lalu mengangkat dan mempromosikan kembali kesenian dan kebudayaan setempat termasuk memperkenalkan destinasi wisata yang tak kalah menarik dengan kecamatan maupun daerah lainnya.

amdal

Di antaranya pawai budaya yang menampilkan semua adat istiadat Sumbawa yang sudah jarang terlihat. Kemudian ritual Sedekah Laut yang dilaksanakan di Labuhan Sawo, Desa Penyaring—salah satu obyek wisata Sumbawa. Beragam lomba juga dilaksanakan untuk menyemarakkan festival yang telah diagendakan rutin dalam setahun. Yaitu lomba tari, sakeco dan berbagai lomba lainnya. Dalam perlombaan ini, Desa Sebewe keluar sebagai juara umum. Desa tersebut juga berhak membawa pulang piala bergilir Camat Moyo Utara. Festival yang dinilai sukses ini berakhir dan ditutup Senin (4/9) malam.

Bupati Sumbawa melalui Asisten I Setda Sumbawa, Dr. H. Muhammad Ikhsan saat memberikan sambutan di malam penutupan, mengatakan festival ini sebagai upaya dalam memajukan dunia pariwisata Sumbawa. Tujuan akhirnya, selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga membangun kesadaran dan rasa kebanggaan sebagai Tau Samawa. Mengingat, Sumbawa memiliki pesona kekayaan alam dan warisan budaya yang luhur dan unik. Diharapkan, melalui Festival MU ini, seluruh komponen masyarakat Sumbawa khususnya di wilayah Moyo Utara bisa semakin peduli terhadap tata nilai dan seni-budaya Samawa. Kemudian kultur atau budaya masyarakat dalam segala segi harus tetap dilestarikan. Jika hal tersebut dapat terpatri, maka hal-hal yang merusak tatanan dan juga lingkungan dapat dihindari. Hal lainnya, adalah semangat kebersamaan dalam mempertahankan citra Kabupaten Sumbawa. Sebab Sumbawa dikenal nyaman, aman, dan tertib, serta ciri khas masyarakatnya yang ramah dan bersahabat. ‘’Jika ini dapat kita pelihara maka akan berdampak pada meningkatnya daya saing daerah yang akan menunjang pembangunan daerah ke depan,” ujarnya.

Baca Juga  Kemenpar Janjikan Bantuan Kembangkan SAMOTA
Camat Moyo Utara, Tajuddin SH

Sementara Camat Moyo Utara, Tajuddin SH menyampaikan, festival ini sebagai wadah untuk mempersatukan masyarakat di Kecamatan Moyo Utara guna menggerakkan budaya dan seni di Sumbawa. Awalnya Festival MU ini diniatkan dilaksanakan secara biasa-biasa saja. Karena selama bertugas di kecamatan setempat, ia melihat setiap kegiatan yang dilaksanakan justru memperlihatkan masyarakat yang sangat berbudaya dan cinta seni. Ternyata antusias masyarakat sangat luar biasa sehingga acara itu menjadi lebih besar dari yang diniatkan. Yang membanggakan, saat acara pembukaan dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Wakil Ketua DPR RI H Fahri Hamzah SE dan salah satu deputi di Kementerian Pariwisata. Selain itu juga dihadiri tamu asing berbagai negara dari Sail Indonesia 2017. Demikian dengan masyarakat dari semua dusun di Kecamatan Moyo Utara ikut ambil bagian dalam kegiatan, terutama pawai budaya. Mereka menampilkan materi yang berbeda-beda tentang adat istiadat Sumbawa yang kini tidak lagi terlihat. “Kami bangga dengan partisipasi masyarakat yang luar biasa, salah satunya dengan menggerakkan adat istiadat dan kesenian yang ada di Sumbawa. Dengan kebersamaan ini kami optimis Kecamatan Moyo Utara akan menjadi kecamatan yang lebih hebat,” demikian camat kreatif dan inovatif ini. (JEN/SR)

iklan bapenda