28 Anggota DPRD Tidak Hadir, Sidang Paripurna Ditunda

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (29/08/2017)

Ruang Utama Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa tampak lengang, Selasa (29/8) kemarin. Banyak kursi yang biasanya ditempati para wakil rakyat setempat, kosong. Hanya ada 17 kursi yang terisi. Artinya dari total 45 anggota DPRD, 28 di antaranya tidak hadir. Padahal saat itu tengah digelar Sidang Paripurna II, yang merupakan sidang penting dengan agenda Penyampaian penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Ranerda tentang Perubahan atas Perda nomor 14 tahun 2016 tentang APBD Tahun Anggaran 2017. Selain itu sidang dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, Sekda Drs H Rasyidi, Forkopimda serta pimpinan OPD.

amdal

Pimpinan sidang yang juga Ketua DPRD Sumbawa, L Budi Suryata terpaksa menskor sidang selama satu jam dan akhirnya ditunda selama tiga hari karena tidak memenuhi kuorum. Keputusan ini sesuai dengan peraturan DPRD nomor 1 tahun 2014 tentang peraturan tata tertib DPRD Kabupaten Sumbawa pasal 79 ayat 1 poin B, dan pasal 79 ke 8. “Sesuai Tatib sidang ini terpaksa kami tunda selama tiga hari,’’ tegas Budi Suryata yang didampingi Wakil Ketua DPRD, Dr. Drs. A Rahman Alamudy SH M.Si, H Ilham Mustami S.Ag dan Kamaluddin ST M.Si.

Sementara Ketua Fraksi Partai Demokrat, Syamsul Fikri AR. S.Ag M.Si menyesalkan anggota DPRD yang tidak menghadiri sidang Paripurna. Menurutnya ketidakhadiran wakil rakyat itu karena tidak terakomodirnya aspirasi mereka di antaranya terkait mutasi. Sikap anggota itu menurut Fikri, telah melampaui kewenangan karena terlalu dalam mengintervensi kebijakan eksekutif. Ada juga aspirasi lainnya yang dianggap belum terakomodir dengan baik. Padahal dari RKA menjadi DPA, itu sudah terakomodir dan tidak ada satupun yang hilang. Namun ada hal teknis yang menurut sejumlag fraksi yang tidak hadir belum dapat diakomodir oleh eksekutif, termasuk tuntutan yang dinilai tidak logis. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Bupati Sumbawa Tagih Janji Mensos untuk Korban Banjir 2017