Reuni Akbar, Alumni Ingin Kembalikan Kejayaan SMK Mercury

oleh -17 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (27/08/2017)

Reuni Akbar SMEA Mercury Sumbawa yang kini bernama SMK Mercury, berlangsung sukses. Kegiatan bertajuk “Learning to Remember History From Vocational Schools” (Belajar untuk Mengenang Sejarah dari Sekolah Kejuruan) yang digelar Minggu, 27 Agustus ini, dihadiri para alumni dari Angkatan 1993 hingga 2000. Bahkan dua dari tiga tokoh besar Sumbawa yang lahir dari rahim sekolah yang sempat populer ini hadir memberikan motivasi kepada jajaran sekolah. Adalah Dr. Drs. A. Rachman Alamudy SH M.Si (Wakil Ketua DPRD Sumbawa) dan H. Sudirman Malik S.Pd (Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa). Satu lagi alumni yang berhalangan hadir adalah HM Husni Djibril B.Sc yang kini menjabat sebagai Bupati Sumbawa. Para guru dan mantan guru ikut memeriahkan kegiatan di halaman SMK Mercury ini.

amdal

Reuni yang digagas Takwin Jaya SE dkk ini sebagai upaya menggugah para alumni untuk peduli terhadap kondisi sekolah kejuruan yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Sumbawa. Seiring berjalannya waktu dan persaingan semakin kompetitif, SMK Mercury semakin tertinggal baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Bahkan di setiap tahun ajaran baru, sekolah yang berlokasi di sekitar BTN Olat Rarang ini nyaris tidak mendapatkan siswa baru termasuk tahun ajaran 2017 kemarin hanya 12 orang siswa yang bisa disebut satu kesebelasan sepakbola. Karena itu para alumni yang sebagiannya telah sukses berkarir baik sebagai pengusaha maupun birokrat ini tidak ingin sekolah itu tinggal nama. Mereka terpanggil untuk kembali menggairahkan proses pendidikan di sekolah yang penuh kenangan dan inspirasi itu. “Kami prihatin, kondisi siswa satu tahun belakangan hanya 12 orang. Kami ingin mengangkat kembali, jangan sampai sekolah kita ini musnah dan bangunannya menjadi monument bersejarah,” kata Ketua Panitia Reuni Akbar SMK Mercury, Takwin Jaya SE mengawali laporannya.

Baca Juga  Ingin Hafal Al Qur’an Tanpa Menghafal, Buruan Ikuti Pelatihan Ini

Kondisi tersebut dibenarkan Plt Kepala SMK Mercury, Haeriah SE. Tahun ini sekolah dengan 11 ruang kelas itu hanya mendapat 12 siswa baru. Jumlah ini menurun drastis jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai tiga rombongan belajar. Berbagai upaya telah dilakukan seperti sosialisasi via radio, spanduk hingga terjun ke sejumlah SMP penyangga. Namun hasilnya nihil. “Menurut kami, kondisi ini disebabkan oleh banyak sekolah baru di kecamatan. Sedangkan di dalam kota bersaing dengan SMK Negeri yang memiliki jurusan yang sama,” ungkapnya.

Heriah bertekad ingin mengembalikan kejayaan masa lalu. Namun semua itu tak mungkin dilakukan sendiri melainkan harus dengan dukungan semua pihak. Terutama alumni, masyarakat dan pemerintah daerah.

H. Sudirman Malik S.Pd dan Dr. Drs. A. Rachman Alamudy SH M.Si

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, H. Sudirman Malik, S. Pd menyatakan keprihatinannya. Selaku alumni, Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa dua periode ini tidak ingin SMK Mercury kalah saing dengan sekolah lainnya. Untuk itu semua pihak, terutama para guru harus berusaha lebih keras lagi. Dia sendiri komit untuk berkontribusi. Untuk mengembalikan kejayaan SMK Mercury, pihak sekolah diminta kreatif. “Jangan hanya jual nama, melainkan kualitas. Dengan kualitas niscaya kepercayaan masyarakat akan tumbuh,” ujarnya.

Solusi lain dikemukakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Dr. Drs. A. Rachman Alamudy SH., M.Si yang alumni. Menurutnya SMK Mercury harus berani berinovasi, misalnya dengan cara membuat jurusan baru yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Industri (DUDI). Selain itu adanya semangat maju dan berkembang yang harus dibangun secara kolektif. Karena itu ia menilai reuni akbar adalah silaturahim besar untuk menyatukan hati, pikiran dan gerak langkah para alumni dalam memberikan manfaat kepada sekolah yang pernah mendidiknya hingga menjadi orang berguna saat ini. “Mari kita bangkitkan semangat sebagai bentuk kepedulian terhadap SMEA ini agar tidak terpuruk. Reuni ini sebagai starting poinnya,” pungkasnya.

Baca Juga  Kabupaten Sumbawa Naik Peringkat MTQ Tingkat Provinsi NTB

Di akhir kegiatan, panitia penyelenggara melalui Sekretarisnya, Iskandar Dinata menyerahkan secara simbolis bantuan uang tunai dari para alumni termasuk hewan qurban untuk dibagikan kepada kaum dhuafa pada Hari Raya Idul Adha. Selain itu panitia menggelar Aksi Donor Darah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sumbawa.  (JEN/SR)

 

iklan bapenda