Dokter Mega Harta Dilantik Sebagai Ketua IDI Sumbawa

oleh -17 views
dr. Mega Harta M.Ph
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (27/08/2017)

Masa jabatan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumbawa masa bhakti 2014—2017, berakhir. Untuk kesinambungan dan kelengkapan organisasi, dibentuk pengurus baru yang susunannya sesuai dengan tujuan dan program dalam usahanya melanjutkan cita-cita perjuangan mengisi kemerdekaan Indonesia demi tercapainya kehidupan rakyat yang sehat, adil dan makmur. Kini IDI Sumbawa memiliki kepengurusan baru. Hal ini ditandai dengan dilantiknya dr. Mega Harta M.PH sebagai Ketua IDI Cabang Sumbawa dan sejumlah pengurus masa bhakti 2017—2020. Ikut mendampingi Nega Harta dalam menjalankan roda organisasi adalah dr. Hj. Nieta Ariyani selaku Wakil Ketua, dr. Rachmat Ansyori (Sekretaris), dr. Ovi Rusmariza (Wakil Sekretaris), dr. Nafriti Rachman (Bendahara) dan Wakil Bendahara dijabat dr. Detty Febrianti. Sementara dr. AAG Kosala Putra, dr. H.M. Nur, dr. Jimmy Saliwir dan dr. Putu Purnama Suardjaya menduduki jabatan sebagai Penasehat.

amdal

Selain itu IDI Sumbawa memiliki 6 bidang yakni Bidang Pengabdian Profesi dan Tanggap Bencana diketuai dr. Eko Wydia Sp.EM, Bidang Kesejahteraan Anggota diketuai dr. M. Arif, Sp. Rad. Bidang Olahraga, Rekreasi dan Penyelenggaraan Pertemuan diketuai dr. G. Iwan Budiman B, Sp.B. Kemudian Bidang Pusat Data, Dokumentasi dan Informasi diketuai dr. Setia Budi, Bidang Hukum Pembinaan Pembelaan Anggota (BHP2A) diketuai dr. H. Koeswardono Sp.A, dan Badan Pengembangan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (BP2KB) diketuai dr. Dian Eka M, Sp.THT-KL. Pelantikan pengurus ini berlangsung di Aula Hotel Sernu Raya, Minggu (27/8) pagi tadi.

Baca Juga  Media Online SAMAWAREA Dianugerahi Penghargaan di Hari Bhakti Adhyaksa

Ditemui usai dilantik Ketua IDI Sumbawa, dr. Mega Harta M.Ph mengingatkan dokter khususnya di Kabupaten Sumbawa harus terlibat aktif dalam proses pembangunan baik langsung maupun tidak langsung. Salah satunya selain mampu meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, juga aktif memberikan masukan dan saran kepada pemerintah khususnya terkait dunia kesehatan.

Ia juga menekankan kepada seluruh dokter di daerah ini termasuk yang bukan tercatat sebagai anggota IDI, agar merasa menjadi bagian dari IDI, sehingga dapat ikut berperan dalam program kerja yang diinisiasi IDI, maupun kegiatan pemerintah dan masyarakat yang melibatkan IDI.

Khusus anggota IDI, diharapkan dapat saling membantu, saling menghargai, dan menghormati, dan meningkatkan rasa kesejawatan dengan memperbanyak pertemuan rutin. “Kami juga minta anggota IDI aktif memberikan masukan dan nasehat ke dalam, sehingga kedepan IDI menjadi lebih baik. Sebab IDI tidak dapat lebih baik tanpa peran aktif dan dorongan dari anggota dan pengurusnya,” ujarnya, seraya menyatakan IDI siap membuka diri untuk dilibatkan pemerintah dalam membangun masyarakat di bidang kesehatan demi kemajuan daerah. (JEN/SR)

iklan bapenda