“Cabuli Bocah Karena Tidak Tertarik dengan Perempuan Dewasa”

oleh -1 views
Korban pencabulan saat direka ulang
bankntb

Pengakuan Tersangka Kepada Polisi 

SUMBAWA BESAR, SR (26/08/2017)

amdal

Masa depan PA—bocah kelas 6 SD menjadi suram. Ini gara-gara perbuatan bejat WH alias Takun (55) tetangganya di Desa Pungkit Kecamatan Lopok, yang menyetubuhi korban sebanyak tiga kali. Di hadapan polisi, tersangka yang sudah beristri dan berumur lebih dari setengah abad ini mengakui perbuatannya.

Kapolsek Lape, AKP Satrio yang ditemui SAMAWAREA di ruang kerjanya, Sabtu (26/8), mengakui jika WH sudah berterus terang dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku mencabuli korban yang masih anak-anak ini karena dia tidak tertarik dengan perempuan dewasa. “Dari pengakuan ini kami menduga tersangka ada kelainan,” kata Kapolsek.

Kepada penyidik, tersangka mengatakan, perbuatan itu dilakukan karena korban kerapkali menonton televisi di rumahnya. Namun demikian, pertamakali menyetubuhi korban di rumah neneknya. Setelah itu korban diberikan uang Rp 5.000. Selang beberapa lama, perbuatan bejat itu kembali terulang di kediaman tersangka. Saat itu tersangka memberikan korban uang Rp 7.500. Rupanya tersangka ketagihan, dan 24 Agustus kemarin kembali melampiaskan nafsu setannya di kamar mandinya. Setelahnya korban diberi uang Rp 15.000, hingga akhirnya kasus ini terungkap. Kasus asusila tersebut pertamakali diungkap bibi korban berinisial RB. Bermula ketika korban ke rumah pelaku untuk menonton televisi. Itu biasa dilakukan karena di bibi korban tidak punya TV. Namun kali ini bibinya ini curiga setelah melihat pelaku menutup pintu. Merasa khawatir, bibi korban bergegas dan mengetuk pintu rumah pelaku. Namun dari dalam tidak ada sahutan. Tak berselang lama korban keluar. Sembari memukul pantat korban, bibinya ini mengintrogasinya. Dengan polosnya bocah tersebut mengaku telah disetubuhi pelaku. (BUR/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Hindari Lubang, Satu Tewas, Satu Luka Berat