Sekolah di KSB Tidak Boleh Monopoli Siswa

oleh -0 views
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sumbawa Barat, Drs Tajuddin M.Si
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (25/08/2017)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di tahun ajaran baru ini mengatur semua sekolah. Hal ini dilakukan agar tidak ada siswa menumpuk di satu sekolah dan tidak boleh ada sekolah yang kekurangan siswa.

Ditemui SAMAWAREA (25/8), Kepala Dinas Dikpora Sumbawa Barat,  Drs. Tajuddin M.Si mengatakan sesuai dengan instruksi Wakil Bupati bahwa di KSB tidak boleh ada sekolah yang monopoli. Siswa baru harus menyebar dan tidak menumpuk di satu sekolah yang berdampak pada sekolah lain kekurangan siswa. Karena itu pada tahun ajaran baru ini, pihaknya melakukan penataan terhadap siswa baru. “Jangan sampai ada sekolah mati gara-gara kekurangan murid, sehingga kami mengadakan pertemuan sebelum penerimaan siswa pada tahun ajaran baru untuk menghimbau bahwa tidak boleh sekolah memonopoli siwa baru,” ujarnya.

Setelah penerimaan siswa baru, ungkap Tajudin, pihaknya melakukan pengecekan di lapangan. “Alhamdulillah sekolah yang dulunya menerima siswa bisa lebih dari empat kelas kini hanya 4 kelas saja, dan ada sekolah yang sebelumnya hanya ada belasan siswa, pada tahun ini bisa sampai dua kelas,” ucapnya.

Meski langkah ini berhasil, ungkap Tajudin, ada konsekwensi yang harus diterima oleh pemerintah daerah yaitu harus memenuhi fasilitas sekolah yang memadai, agar semua siswa dalam proses belajar bisa mendapatkan ilmu yang maksimal dengan dukungan sarana dan prasarana. “Untuk mendukung kebijakan ini juga kita sudah menganggarkan sarana transportasi umum untuk siswa, dan kami targetkan dua bulan kedepan bis sekolah sudah ada,” pungkasnya. (HEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Kejuaraan Atletik Mayung Bulaeng 2015 Digelar