Diduga Masalah Tanah, Warga Alas Barat Tewas Tertikam

oleh -2 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (25/08/2017)

Yahya Saleh (65) sangat terkejut dan semaput. Pasalnya pensiunan PNS yang tinggal di Dusun Batu Tata, Desa Mapin Rea, Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa ini menyaksikan putranya, Fachrul Ismi terbujur berlumuran darah. Korban menderita luka tikam yang sangat dalam di bagian paha sebelah kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dilarikan ke Puskesmas setempat.

amdal

Kasus penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia ini terjadi di Dusun Hijrah Desa Usar Mapin,  Rabu (23/8) lalu sekitar pukul 15.00 Wita. Bermula ketika ayah korban mendapat informasi via telepon dari keluarganya jika korban telah ditikam orang tak dikenal. Ayahnya langsung bergegas ke Puskesmas Alas Barat. Saat tiba, ayah korban terkejut melihat korban yang masih berada di mobil ambulance dalam kondisi bersimbah darah. Setelah diperiksa korban sudah tidak bernyawa.

Kabag Ops Polres Sumbawa, Kompol Yusuf Tauziri SIK, mengakui adanya laporan tersebut dan ditangani Polsek Alas Barat. Pihaknya sudah mengamankan orang yang diduga sebagai pelaku berinisial AA. Sejauh ini belum diketahui motif dari kejadian itu karena polisi masih mengumpulkan informasi secara lengkap. “Terduga pelaku diamankan di Polres Sumbawa dan kini dalam penyidikan,” ungkapnya.

Sementara informasi yang diserap di lapangan, kasus ini bermotif masalah tanah. Korban dan terduga pelaku masih berhubungan ipar.  Keduanya terlibat cekcok hingga berujung perkelahian. Korban yang terluka sempat beristirahat dengan berbaring di bale-bale hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. Diduga korban meninggal karena kehabisan darah. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Transaksi Narkoba di Depan Alfamart, Seorang Pelajar Dibekuk