Waduh !! Pempus Kurangi Jatah Pupuk untuk Sumbawa

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (22/08/2017)

Petani di Kabupaten Sumbawa bakal kesulitan mendapatkan pupuk. Pasalnya pada Musim Tanam (MT) II Tahun 2017 ini, pemerintah pusat mengalokasikan jatah pupuk berkurang 50 persen dari Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan Pemda Sumbawa melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH). Hal ini diakui Kadis Pertanian Sumbawa, Tarunawan S.Sos yang dikonfirmasi di kantor Bupati, Selasa (22/8).

Sebelumnya pihaknya mengajukan kebutuhan pupuk 44 ribu ton sesuai RDKK. Namun pemerintah pusat hanya merealisasikan 22 ribu ton. Artinya jatah Sumbawa sesuai RDKK ini berkurang 50 persen atau 22 ribu ton. Untuk menyiasati kekurangan ini, pihaknya melakukan pendataan dan relokasi, dengan memprioritaskan lokasi kecamatan yang kebutuhan pupuknya sangat mendesak. Ini dilakukan sambil menunggu respon pemerintah pusat terhadap surat dari Dinas Pertanian Sumbawa terkait permintaan penambahan pupuk. Ia berharap permintaan ini bisa direalisasikan sebab area penanaman jagung pada tahun ini mengalami peningkatan dan segera membutuhkan pupuk. Upaya lainnya adalah memperbanyak produksi pupuk organik agar tidak tergantung pada ketersediaan pupuk dari pemerintah pusat.

Kadis Pertanian Sumbawa, Tarunawan S.Sos SP,

Kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Tarunawan meminta agar bisa memaklumi kondisi tersebut. Jika sebelumnya jatah pupuk yang diperoleh petani mengacu pada RDKK, kini tidak lagi. Dengan kekurangan jatah pupuk dari pemerintah pusat, untuk sementara distribusi pupuk tidak mengacu pada RDKK. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Tak Lagi Naik Gunung Cari Sinyal, Kini Warga Daerah Terisolir Bisa Akses Internet