Tagih Janji, Ratusan Korban Banjir Demo Bupati Sumbawa

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/08/2017)

Ratusan korban banjir yang tinggal di lokasi relokasi, Dusun Kapas Sari, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir menggelar aksi demo di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (21/8) pagi tadi. Mereka yang datang menggunakan truk, mobil dan sepeda motor untuk menagih janji pemerintah terkait proses kepemilikan lahan. Sebab sejak tahun 2013 lalu hingga kini janji pemerintah untuk menerbitkan sertifik atas lahan yang mereka tempati tak kunjung terealisasi. Massa yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Sumbawa ini dihadang blockade Satpol PP di depan ruang Kantor Bupati. Massa sempat mengancam  menerobos blockade jika Bupati atau Wakil Bupati tidak menemui mereka.

amdal

Koordinator Aksi, M. Rony Pasarani mendesak pemerintah segera menyelesaikan status kepemilikan rumah dan tanah di lokasi relokasi korban banjir ini. Janji saat itu, jika mereka sudah menempati rumah hasil relokasi selama 5 tahun maka akan diberikan haknya dalam bentuk sertifikat. “Kami bosan dijanji-janji. Kami datang ke sini untuk menagih janji itu. Jangan jadikan janjikan itu sebagai alat kampanye untuk kepentingan politik,” tukasnya.

Karenanya Roni mendesak Pemda melaksanakan komitmen bersama pada Tahun 2013 lalu. Pemda juga didesak segera menyelesaikan proses pemutihan untuk lahan yang mereka ditempati. Sampai saat ini prosesnya masih di Bagian Pertanahan Setda Sumbawa. Setelah diterima Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc dan mendapat penjelasan, massa melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD Sumbawa. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Wagub: Pentingnya Mental Kuat Menghadapi Pandemi