Soal Rencana Bang Zul Budidayakan Kurma di NTB, Begini Penjelasan Pakarnya

oleh -0 views
bankntb

MATARAM, SR (20/08/2017)

Rencana yang disampaikan Dr. H. Zulkieflimansyah atau akrab disapa Bang Zul untuk membuat Taman Alquran yang berisi tanaman kurma dan tanaman lain dalam kitab suci Al Quran di Sumbawa, sudah mulai berjalan. Bahkan, salah satu tanaman, yaitu kurma, sudah mulai tumbuh dan dianggap cocok dikembangkan di berbagai daerah di Provinsi NTB.

amdal

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Dr. H. Zulkieflimansyah, telah mengungkapkan secara terbuka soal rencana besar untuk mengembangkan Taman Al Quran di NTB. Taman Al Quran akan ditumbuhi tanaman-tanaman yang disebut dalam Al-Quran, seperti Kurma, Tin dan Zaitun.

Proyek besar ini telah dimulai dari Sumbawa dan diinisiasi oleh Insinyur Rekayasa Protein dari Universitas Teknologi Sumbawa, Dr. Arief Budi Witarto, M.Eng. Arief merupakan salah seorang ilmuwan terbaik di bidang rekayasa protein yang dimiliki Indonesia. Arief meraih gelar S3 dari Departemen Biologi Fakultas Teknik Tokyo University of Agriculture and Technology. Ia juga diganjar dengan penghargaan Nano Award dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Masyarakat Nanoteknologi Indonesia pada 2009.

Arief menjelaskan, rencana pembuatan taman Al-Quran berawal dari usaha pembenihan tanaman yang ia kelola. Ia dan rekan-rekannya melakukan pembenihan tanaman bukan asli Indonesia, termasuk yang disebut dalam Al-Quran, yaitu kurma, tin dan zaitun agar bisa tumbuh di Indonesia.

Baca Juga  Rekreasi Menyelam Sambil Upacara Bendera

Ia mengaku sudah menanam kurma, tin dan zaitun di Jawa sejak lima tahun lalu. Beberapa pohon bisa berbuah seperti buah tin. Tapi, ada pula jenis pohon yang tidak optimal dalam berbuahnya. Arif memperkirakan, di Jawa, faktor iklim kemungkinan memang kurang sesuai untuk pohon kurma yang tumbuh di daerah beriklim panas. “Makanya ingin tanam di NTB karena lebih panas,” jelasnya saat diwawancarai, Minggu, 20 Agustus 2017. (*)

 

iklan bapenda