Ditahan di Lapas Mataram, 4 Tersangka GSG Sengkal Siap Disidang

oleh -1 views
Sebelum ditahan, Direktur Utama CV RD, RH SH menjalani pemeriksaan di ruang Unit Tipikor Reskrim Polres Sumbawa, Senin, 17 April 2017
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (15/08/2017)

Empat tersangka kasus dugaan korupsi Pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram. Hal ini menyusul berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) yang selanjutnya pelimpahkan tersangka dan barang bukti oleh penyidik Unit Tipikor Polres Sumbawa kepada pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Para tersangka itu adalah MS mantan Plt Kades Batu Bangka, AL Bendahara Desa, BR Ketua TPK, dan RH kontraktor pelaksana. Pelimpahan para tersangka ini tidak seperti biasanya. Sebelumnya pelimpahan tersangka Tipikor dari kepolisian ke kejaksaan hanya diserahkan di Kantor Kejari Sumbawa. Kemudian kejaksaan yang membawa tersangka ke Mataram untuk dititipkan di Lapas setempat guna persiapan persidangan di Pengadilan Tipikor. Tapi kali ini penyerahan secara administrasi di kejaksaan, sedangkan tersangka langsung diboyong polisi ke Mataram.

amdal

Kajari Sumbawa, Paryono SH MH didampingi Kasi Pidsus, Anak Agung Raka PD SH mengakui pelimpahan dari kepolisian langsung ke Mataram ini untuk menyiasati minimnya anggaran yang dimiliki jajarannya. Dengan cara ini di samping menghemat biaya juga waktu. “Ini untuk efisiensi saja, sebab anggaran yang ada sangat minim,” kata Kajari Paryono.

Untuk diketahui Pembangunan Gedung Serba Guna Dusun Sengkal Desa Batu Bangka ini dianggarkan melalui aspirasi salah seorang anggota DPRD Sumbawa Tahun 2016 lalu. Namun gedung tersebut tidak dibangun. Meski demikian dananya cair 100 persen yakni Rp 120 juta. Untuk memastikan proyek itu fiktif, pihak kepolisian telah turun ke lokasi. Di TKP tidak ditemukan gedung serba guna tersebut. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Anggaran Rendah, Kinerja Kejaksaan Sumbawa Meningkat

iklan bapenda