Proses Stagnan, Bupati Titip Teluk Santong kepada Menteri Susi

oleh -9 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (12/08/2017)

Pembangunan Dermaga Pelabuhan Teluk Santong Kecamatan Plampang sudah lama tercetus. Berbagai upaya sudah dilakukan Pemda Sumbawa termasuk mengusulkan langsung kepada Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan yang sempat berkunjung ke Sumbawa, serta Menteri Kehutanan di Jakarta. Namun hingga kini belum juga terealisasi. Harapan kini berada di pundak Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang hadir di Sumbawa menjadi keynot speaker pada Seminar Nasional dan Focus Group Discussion (FGD) Bidang Kemaritiman Forum Rektor Indonesia (FRI), di Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (12/7). “Kami sudah titip Dermaga Teluk Santong kepada Bu Menteri Susi untuk membantu dalam merealisasikan harapan masyarakat Sumbawa ini. Sebab kementerian ini berada dalam satu system kementerian yang mengatur tentang pelabuhan,” kata Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc kepada SAMAWAREA.

amdal

Bupati mengakui bahwa pengurusan rencana pembangunan dermaga tersebut terkesan stagnan. Selain menitipkan usulan kepada Menteri Susi, Minggu depan Bupati akan bertolak ke Jakarta menggedor sejumlah kementerian terkait mulai dari Menhut, Menko Kemaritiman hingga Menteri Kehutanan.

Sebenarnya syarat terealisasinya Dermaga Teluk Santong ungkap Bupati, sangat mudah. Pihaknya hanya diminta menyiapkan lahan pengganti. Pasalnya pembangunan dermaga itu dibutuhkan sedikitnya 100 hektar. Sedangkan sebagian lahan di lokasi rencana pembangunan dermaga tersebut sebagian besar hutan lindung. “Sudah ada feasibility study (FS) atau studi kelayakan terkait pembangunan pelabuhan itu. Jika dermaga ini terealisasi akan mempermudah akses masyarakat di wilayah barat dan warga di kabupaten tetangga untuk akses hasil pertaniannya. Mengingat Teluk Santong itu adalah titik tengah wilayah Pulau Sumbawa. Mulai dari Kabupaten Bima hingga Kabupaten Sumbawa Barat,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Kota Mataram Jadi Episentrum Penyebaran Covid-19