Dien Syamsuddin: Kebijakan Menteri Susi Harus Didukung

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (12/08/2017)

Sejak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Oktober 2014 lalu, Susi Pudjiastuti langsung melakukan gebrakan. Di antaranya membuat kebijakan terkait ilegal fishing atau pencurian ikan oleh kapal-kapal asing. Melalui kebijakan ini sudah ratusan kapal asing pencuri ikan berukuran besar diledakkan dan ditenggelamkan.  Kapal-kapal pencuri ikan itu berasal dari berbebagai negara antara lain Vietnam, Filipina, Tiongkok, Malaysia, Thailand, dan Papua New Guinea. Dampak dari kebijakan ini membuat para nelayan-nelayan local tersenyum. Selain nilai tukar nelayan naik, juga pendapatannya meningkat. Tentu kondisi ini mampu meningkatkan taraf hidup nelayan. Banyak kebijakan lain Menteri Susi—peraih Peter Benchley Ocean Awards, penghargaan bergengsi dalam bidang maritim dunia ini yang menjadi solusi dari setiap persoalan kelautan dan perikanan Indonesia.

Hal ini membuat Ketua Dewan Penyantun Universitas Samawa (UNSA), Prof. Dr. H. Dien Syamsuddin angkat jempol dengan kinerja menteri tersebut. Karena itu ia meminta para nelayan untuk tidak ragu mengikuti instruksi dan mendukung kebijakan Menteri Susi. “Karena menguntungkan nelayan, sudah pasti kebijakan itu harus didukung, terutama para nelayan Sumbawa yang memiliki sumberdaya alam kelautan yang melimpah,” kata Dien Syamsuddin yang juga Ketua PP Muhammadiyah pusat ini saat memberikan sambutan pada Seminar Nasional dan Focus Group Discussion (FGD) Bidang Kemaritiman Forum Rektor Indonesia (FRI), di Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (12/7).

Baca Juga  Gubernur Dukung Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara

Di bagian lain Ia menyampaikan terima kasih kepada Forum Rektor Indonesia yang telah memilih UNSA sebagai pusat kegiatan. Melalui momen tersebut banyak manfaat yang diperoleh. Selain dijadikan ajang untuk memperkenalkan destinasi wisata terutama bidang kemaritiman, juga menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan program-program di Kementerian Kelautan dan Perikanan. (JEN/SR)

iklan bapenda