Jaksa Turun Lapangan, Proyek Bronjong Mura Benar-benar Fiktif

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (11/08/2017)

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sumbawa bertolak ke Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Jumat (11/8). Turun lapangan ini dilakukan tim sebagai bagian dari proses penyidikan kasus dugaan penyimpangan Pembangunan Bronjong Pengaman Kuburan desa setempat. Tim ingin memastikan apakah bronjong itu dibangun atau benar-benar fiktif sebagaimana laporan dan hasil pemeriksaan sejumlah saksi. Saat ke lokasi, Tim kejaksaan yang terdiri dari tiga orang dipimpin Kasi Pidsus ini didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Pengawas Utama dan Pengawas Lapangan dari Dinas PU KSB, serta Kepala Desa Mura.

amdal

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Anak Agung Raka PD SH yang dihubungi di sela-sela kegiatan menyatakan bahwa proyek bronjong tersebut fiktif. Sebab di lokasi tersebut tidak ada tanda-tanda pembangunan. Di lokasi hanya ada material batu sekitar 4 dum truk. Karenanya perbuatan melawan hukumnya sangat jelas terlihat. “Kami turun lapangan untuk mengetahui lokasi proyek sebenarnya, sekaligus menambah keyakinan bahwa memang benar proyek itu fiktif,” tandasnya.

Setelah turun lapangan ini Agung Raka—sapaan Kasi Pidsus, akan melakukan pemeriksaan tiga orang saksi lagi yang dijadwalkan Senin dan Selasa mendatang.

Seperti diberitakan, Proyek Pembangunan Bronjong Pengaman Kuburan Desa Mura ini diduga fiktif. Namun proyek senilai Rp 92,8 juta yang dialokasikan melalui Dinas PU KSB Tahun 2016 lalu ini, diduga fiktif. Meski anggarannya sudah dicairkan 100 persen namun pengerjaan di lapangan tidak dilaksanakan. Anggarannya cair dengan cara diduga memalsukan sejumlah tandatangan. Saat ini kasus tersebut sudah dalam proses penyidikan. Kejaksaan pun sudah menetapkan calon tersangka. Bisa jadi setelah pemeriksaan para saksi ini, calon tersangka tersebut didefinitifkan. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Polsek Dompu Jaring 50 Pengguna Jalan Tak Bermasker