Dua Kali Disembunyikan Mahluk Halus, Made Daja Segar Bugar

oleh -0 views
Made Daja
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (11/08/2017)

Masih ingat dengan Made Daja. Suami dari Wayan Suni warga Dusun Beringin Jaya Kecamatan Labangka ini sempat membuat panik warga karena dua kali menghilang. Kuat dugaan pria yang berprofesi sebagai petani ini dibawa disembunyikan mahluk halus. Saat hilang pertama Made Daja pamit ke kebunnya untuk memindahkan ternak sapinya. Tapi selama empat tidak pulang. Pencarian sudah dilakukan dengan melibatkan aparat kepolisian. Secara tak terduga Made Daja ditemukan di kebunnya padahal lokasi itu sudah diobrak-abrik warga. Made Daja ditemukan dalam kondisi lemas dan tergeletak. Setelah dievakuasi dan ditangani medis, selang beberapa hari kemudian, Made Daja kembali hilang. Hilangnya Made Daja untuk kedua kalinya lebih lama, lebih dari seminggu. Kemarin siang sekitar 13.00 Wita, Made Daja ditemukan keluarganya di kebunnya. Kondisinya tampak segar bugar. Ditemukannya kembali Made Daja ini membuat warga penasaran kemana dia selama ini. Bahkan Kapolsek IPTU Suryana dan Camat Labangka Budi Santosa S.Sos menyambanginya secara khusus.

amdal

Made Daja yang ditemui SAMAWAREA, Kamis kemarin, mengakui jika dia ada selama ini bersama teman barunya yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang. Sejak beberapa hari dikabarkan menghilang, Made mengaku kerap pulang ke rumah untuk mengganti baju. Namun tidak ada yang melihatnya. “Saya hanya diijinkan pulang untuk ganti baju saja,” kata Made.

Baca Juga  Lahan Statusquo Digarap, Ratusan Massa LAR Plampang Gelar Aksi Demo

Ditambahkan keluarganya, bahwa teman yang dimaksud itu adalah penunggu kebunnya. Made selalu melihat keluarganya ke kebun tapi dia tidak bisa berkomunikasi. Pantas selama ini baju Made di jemuran kerap hilang dan selalu ditemukan keluarga di tempat sembahyang di kebunnya. Bahkan Made mengatakan kepada keluarga akan kembali lagi ke sana jika penunggu kebunnya memanggilnya. Saat dipanggil, bisa sewaktu-waktu pulang ke rumah menjenguk keluarga. Selama bersama penunggu kebun, Made bekerja sebagai tukang sapu dan menyiram bunga. Semua makanan yang diinginkannya tersedia. Sedangkan sapi di kebunnya terlihat seperti jajan donat. Terhadap hal itu, keluarga berencana akan melaksanakan upacara persembahyangan. Menurut keyakinan agar Made Daja tidak hilang lagi.

Kapolsek Labangka, IPTU Suryana berharap Made Daja tidak hilang lagi. Ia menanggapi positif keinginan keluarga untuk menggelar upacara persembahyangan sebagai ikhtiar untuk menyudahi persoalan itu. (BUR/SR)

iklan bapenda