Dua Kali Dipanggil, Kontraktor Bronjong Mura Masih Sakit

oleh -2 views
Kasi Pidsus, Anak Agung Raka PD SH
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (11/08/2017)

Kontraktor Pelaksana Pembangunan Bronjong Pengaman Kuburan Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Abdul Gafur kembali mangkir dari panggilan pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Sebenarnya Gafur dimintai keterangan sebagai saksi, Kamis (10/8) kemarin. Tidak hadirnya kontraktor ini sudah yang kedua kalinya, dan kembali kejaksaan melayangkan panggilan untuk ketiga kalinya.

Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasi Pidsus, Anak Agung Raka PD SH mengakui bahwa panggilan kedua kalinya ini belum dipenuhi kontraktor tersebut. Sebelumnya, Gafur dipanggil untuk dimintai keterangan pekan lalu. Awal pemanggilan itu, Gafur melalui kuasa hukumnya menyatakan tidak bisa hadir karena sakit dan meminta dijadwalkan ulang. Kejaksaan pun memahami dan kembali melayangkan panggilan Kamis kemarin. Ternyata Gafur tidak hadir dan kuasa hukumnya memberikan alasan yang sama. Panggilan yang sama juga dilayangkan kepada mantan Kadis PU KSB, Amir. Amir pun juga demikian dalam kondisi sakit dan sedang berobat di Jakarta. Sejauh ini, ungkap Agung Raka, sejumlah saksi dalam kasus ini sudah dimintai keterangan, mulai dari pejabat di Dinas PU KSB hingga Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP).

Seperti diberitakan, Proyek Pembangunan Bronjong Pengaman Kuburan Desa Mura ini diduga fiktif. Namun proyek senilai Rp 92,8 juta yang dialokasikan melalui Dinas PU KSB Tahun 2016 lalu ini, diduga fiktif. Meski anggarannya sudah dicairkan namun pengerjaan di lapangan tidak dilaksanakan. Anggarannya cair dengan cara diduga memalsukan sejumlah tandatangan. Saat ini kasus tersebut sudah dalam proses penyidikan. Kejaksaan pun sudah menetapkan calon tersangka. Bisa jadi setelah pemeriksaan para saksi ini, calon tersangka tersebut didefinitifkan. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Lerai Perkelahian, Babak Belur Dikeroyok