Mahasiswa UNISBA Menimba Ilmu Industri di PT BCC

oleh -24 views
bankntb

BANDUNG, SR (10/08/2017)

Eksistensi PT BorSya Cipta Communica (BCC) di kancah nasional sudah teruji. Hal ini dibuktikan dengan dijadikannya PT BCC sebagai salah satu perusahaan yang menjadi tujuan kunjungan industri oleh sejumlah universitas ternama di Indonesia. Sebelumnya perusahaan yang didirikan Boris Syaifullah—putra asli Sumbawa ini dikunjungi AKATEL Jakarta dan Telkom University Bandung, kini giliran Universitas Islam Bandung (UNISBA).

amdal

Dalam kunjungan tersebut, 150 mahasiswa semester 6 Fakultas Tehnik Industri UNISBA didampingi 2 orang dosen. Kehadiran para mahasiswa ini disambut hangat dari CEO sekaligus President Director PT BCC, Boris Syaifullah.

Dalam sambutannya, Boris menyampaikan apresiasi terhadap UNISBA secara kelembagaan, dan juga mahasiswa serta dosen secara individu karena telah berkunjung ke PT BCC. Ia mengaku bangga perusahaan yang dirintis dan berkembang pesat hingga menjadi perusahaan telekomunikasi dan fiber optic peringkat 2 nasional ini menjadi tujuan akademisi dalam menimba ilmu khususnya di bidang industri. Boris menceritakan sejarah berdirinya perusahaan tersebut, termasuk pengalamannya dalam suka maupun duka sehingga BCC bisa berkembang seperti sekarang ini. Karena itu Ia sedikit memberikan motivasi kepada para mahasiswa UNISBA bahwa setiap pribadi pembelajar akan selalu memiliki ruang gerak yang lebih luas. Apalagi ditambah dengan keberanian dan keikhlasan. Keberanian yang dimaksud adalah berani untuk keluar dari zona nyaman dan mengambil keputusan. “Pastinya menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT,” ucapnya.

Baca Juga  Gubernur NTB Siap Kirim 50 Pemuda Magang di Polandia

Sementara dua pembimbing mahasiswa, Ir. Asep Nana Rukmana MT dan Muhammad Arif ST., MT menyampaikan terima kasih kepada CEO PT.BCC Boris Syaifullah karena bersedia menerima kunjungan mahasiswa UNISBA. Kunjungan industri ini ungkapnya merupakan aktivitas akademik mahasiswa yang bertujuan agar bisa lebih dekat dengan dunia kerja. Sehingga, ketika lulus nanti dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh di bangku kuliah. Asep mewakili dosen pembimbing menilai bahwa secara personal Boris memiliki kemampuan dan keahlian di bidang ini tanpa melalui proses formal. Ini tentunya menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk dapat menunjukkan kemampuan yang lebih baik mengingat mereka telah dibekali secara akademik. (JEN/SR)

 

iklan bapenda