BPD Desa Buin Baru Laporkan Dugaan Penyimpangan

oleh -10 views
Wakil Ketua BPD Buin Baru, Lukman
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (10/08/2017)

Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Buin Baru Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa, Lukman, mendatangi Kejaksaan Negeri Sumbawa, Kamis (10/8). Kedatangannya untuk melaporkan berbagai dugaan penyimpangan di desanya. Aparat desa ini diterima Kasi Pidana Khusus, Anak Agung Raka PD SH.

amdal

Dalam penjelasannya kepada sejumlah wartawan yang kebetulan mangkal di Kantor Kejaksaan, Lukman menyebutkan bahwa laporannya terkait dugaan pemalsuan tandatangannya di APBDes. Ia juga mengungkapkan dugaan penyimpangan sejumlah proyek tahun 2015-2016. Seperti pada Tahun 2015 meliputi pengerjaan rabat beton di Dusun Propok sepanjang 100 meter senilai Rp 30 juta. Namun setelah dikerjakan langsung rusak, sehingga tidak bisa dimanfaatkan. Kemudian pembangunan jaringan PDAM senilai Rp 29 juta, dan pengadaan tanah kuburan seluas 20 are di Dusun Belkong. Proyek ini dilaksanakan sebelum dimasukkan dalam APBDes. “Terlebih dahulu pengadaannya, baru dimasukkan dalam APBDes,” jelasnya.

Sedangkan Tahun 2016, ungkap Lukman di antaranya pembangunan Posyandu Dusun Propok Rp 70 juta sampai sekarang belum dimanfaatkan masyarakat. Pasalnya pintu dan jendela tidak ada.

Sementara Kajari Sumbawa melalui Kasi Pidana Khusus, Anak Agung Raka PD SH, mengakui adanya laporan dari pihak BPD Desa Buin Baru Kecamatan Buer. Namun laporannya masih secara lisan dan beberapa item dugaan penyimpangannya sudah dicatat. Data lisan ini selanjutnya akan disampaikan ke Bagian Intelijen untuk dibuat telaahan staf. Jika ada indikasi korupsi, akan ditindaklanjuti. Meski lisan, pihak BPD tersebut membawa data-data namun masih dalam bentuk asli dan belum difotocopy. “Nanti datanya menyusul, karena kami sudah minta pelapor melampirkan data,” ungkap Agung Raka. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Kasus Penculikan Bocah SD Belum Terbukti