Alasan Jenguk Keluarga, Seorang Pelajar Disetubuhi di Hutan Jati

oleh -1 views
JI tertunduk lesu, hukuman siap menanti
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (08/08/2017)

Kasus persetubuhan anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Plampang. Hampir setiap bulan kasus yang memalukan sekaligus memilukan ini terus terjadi. Bahkan bisa dua kali dalam sebulan. Tentunya ini sangat miris. Kali ini kasus serupa terulang. Korbannya adalah SN (16) pelajar di Kecamatan Plampang. Korban disetubuhi JI (25) warga Desa Sepayung di hutan jati (HTI) Arung Jema Dusun Batu Razak Desa Selante Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa, 17 Juli lalu. Meski sudah cukup lama, namun korban baru menceritakan kasus amoral tersebut kepada orang tuanya, Senin (7/8) kemarin. Saat itu juga orang tua korban mempolisikan JI ke Polsek Plampang dan laporannya tercatat dengan No. 57/VIII/2017/SPKT.

amdal

Kapolsek setempat, IPTU Sarjan yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Selasa (8/8) mengatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan menangkap JI di kediamannya. JI telah ditetapkan sebagai tersangka. Korban dan tersangka sudah dimintai keterangannya. Terungkap jika sebelumnya tersangka menjemput korban dengan alasan menjenguk keluarganya di Ai Boro Kecamatan Labangka. Namun dalam perjalanan tersangka membelokan sepeda motornya ke lahan jati Arung Jema perbatasan Plampang dan Labangka. Di tempat itu tangan korban ditarik membuat korban terjatuh di tanah dengan posisi tengadah atau terlentang. Dengan cepat tersangka menindih tubuh korban. Selanjutnya tersangka membuka celana korban selutut dan menyetubuhinya. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka mengantar korban pulang ke rumah. Cukup lama korban menyembunyikan aib tersebut. Baru kemarin, korban berani menceritakan ikhwal yang menimpanya kepada orang tuanya. “Sekarang kasusnya sedang berproses,” pungkas Kapolsek. (BUR/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Gelapkan Dana Bantuan PKH, Pendamping Program Ditahan Jaksa