Selamat !! Kamaluddin Ketua IPSI Kabupaten Sumbawa

oleh -15 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (03/08/2017)

Kamaluddin ST M.Si resmi menjadi Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumbawa masa bhakti 2017—2022. Pimpinan DPRD Sumbawa itu dilantik bersama pengurus lainnya di Aula H Madilaoe ADT lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (3/8). Pelantikan ini ditandai dengan pengalungan sabuk kepada Kamaluddin ST MSi oleh Ketua IPSI NTB melalui Wakil Sekretaris, M. Said Talib S.Pd. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Sumbawa Dr. Drs. A Rahman Alamudy SH MSi yang juga Ketua PBSI, Anggota Forkopimda, para pengurus perguruan silat di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Kamal—sapaan akrab Ketua IPSI Sumbawa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin cabang olahraga potensial ini. Ia berjanji akan terus berupaya memajukan pencak silat di Kabupaten Sumbawa. Apalagi daerah ini memiliki cukup banyak atlet. ‘’Saya menerima amanah ini karena IPSI berangkat dari akar budaya. Dan bangsa yang besar harus menghargai budaya. Karena itu saya optimis IPSI kedepan semakin maju dan besar. Komitmen ini harus dibangun bersama,” ucapnya.

Ia mengakui jika Pencak Silat Sumbawa mulai redup. Ini adalah tantangan bagi diri dan pengurus lainnya untuk kembali membangkitkan kejayaan pencat silat dengan membangun semangat para atlet. Di antaranya melakukan konsolidasi, memperbanyak kegiatan, dan lainnya sehingga pencak silat merupakan asli budaya Indonesia ini menjadi kebanggaan.

Baca Juga  DPRD Sumbawa Berjanji Perjuangkan Tambahan Anggaran KONI

Sementara Wakil Sekretaris IPSI NTB, M Said Talib mengatakan, IPSI merupakan organisasi sosial, sehingga harus diurus dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan. IPSI NTB berharap di tangan Ketua IPSI Sumbawa yang baru ini, pencak silat di Kabupaten Sumbawa bisa aktif kembali. Untuk itu kepada semua pengurus diharapkan dapat membangun kerjasama yang baik dengan Ketua, agar apa yang menjadi impian kedepan dapat terwujud, dan pencak silat Sumbawa bisa bersaing dengan daerah lainnya. ‘’Terus terang saya katakan, pencak silat Sumbawa akhir-akhir ini terpuruk. Tapi kalau ada kebersamaan, rutin mengadakan pelatihan, kemudian intens menggelar event-event, saya yakin pengurus bisa termotivasi dan para atlet bisa lebih semangat dalam berprestasi,’’ tandasnya.

Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Administrasi Umum, A. Rahim S.Sos menyatakan, pencak silat merupakan warisan budaya Bangsa Indonesia yang sudah tumbuh dan berkembang ke manca negara. Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad VII Masehi, namun asal mulanya belum dapat ditentukan secara pasti. Bahkan di Kabupaten Sumbawa sendiri memiliki aliran pencak silat tradisional yang dikenal dengan Gentao, yang merupakan warisan nenek moyang. Dalam gentao itu terdapat banyak nilai-nilai kearifan lokal yang sepatutnya perlu direvitalisasi kembali agar sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga anak cucu saat ini memiliki kebanggaan sebagai Tau Samawa. ‘’Atas dasar itu, saya menitip harapan yang besar kepada para pengurus IPSI Sumbawa agar mampu turut berperan dalam memperkuat marwah Tau ke Tana Samawa melalui pencak silat, serta melakukan terobosan-terobosan baru dalam mengoptimalkan pembinaan pencak silat di Kabupaten Sumbawa sehingga secara langsung ataupun tidak, dapat meningkatkan minat dan kecintaan para generasi muda terhadap dunia pencak silat,’’ pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda