Detik-detik Penggrebekan Kades Poto di Kamar Hotel

oleh -9 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (03/08/2017)

Penggrebekan oknum Kades Poto Kecamatan Moyo Hilir, HZ di Hotel TS wilayah Kecamatan Badas, Selasa (2/8) malam, terbilang cukup dramatis. Pasalnya penggerebekan di kamar 204 ini dilakukan langsung oleh DD—suami dari NI teman selingkuhan oknum kades tersebut.

DD yang ditemui SAMAWAREA menuturkan kronologis tragedi yang membuat hatinya remuk redam. Sebelumnya sekitar pukul 20.00 Wita, dia berada di depan Kantor BNI Cabang Sumbawa. Secara tak sengaja melintas mobil Avanza DR 1702 DZ yang sangat dikenalinya. Mobil tersebut dikemudikan HZ–oknum kades. Yang mengejutkan dia melihat NI—wanita telah dinikahinya beberapa tahun lalu dan dikaruniai seorang anak yang kini berumur 4 tahun, duduk di samping kades. Seketika jantungnya berdegup kencang, karena khabar perselingkuhan istrinya yang terhembus sejak lama ini terbukti. Ia pun membuntuti mobil itu dari belakang. Mobil Avanza tersebut berhenti di depan RSUD Sumbawa, dan NI turun dari mobil membawa buntelan berisi bantal. Sepertinya NI menjenguk keluarganya yang sakit. Sedangkan oknum kades tetap menunggu di dalam mobil. DD mengaku terus mengamatinya. Setelah menunggu hampir setengah jam, NI keluar dari rumah sakit dan kembali naik mobil yang meluncur ke arah barat. DD terus mengikutinya hingga akhirnya mobil yang ditumpangi istrinya itu masuk ke Hotel TS. Korban berhenti dan langsung menghubungi kenalannya yang kebetulan anggota Kodim 1607 Sumbawa serta kakak kandungnya agar segera datang. Tak berselang lama muncul anggota TNI dan bersamanya masuk ke hotel menemui resepsionis. Awalnya petugas hotel enggan mengizinkan DD melabrak kamar tempat kades dan isterinya. Setelah membuat kesepakatan tidak menimbulkan keributan, dia bersama anggota TNI dan dua petugas hotel, menuju kamar 204. Terlihat dari luar kamar dalam kondisi gelap. Cukup lama pintu digedor resepsionis namun belum ada respon. Saat pintu terbuka, kata DD, terlihat istrinya dalam kondisi tak berbusana kabur masuk kamar mandi. Sementara oknum kades terburu-buru mengancingi bajunya. Tanpa bisa mengelak, pasangan selingkuh itu digelandang ke markas Kodim Jalan Hasanuddin Sumbawa.

Baca Juga  Kapolda Nana Sudjana Kunjungi Dompu Pertama dan Terakhir

DD mengakui jika dalam sebulan ini hubungannya dengan sang istri cukup renggang. Hal ini setelah dia memasukkan gugatan perceraian dengan dalih isterinya berselingkuh. Dalam proses tersebut, istrinya enggan bercerai karena tuduhan perselingkungan itu tidak diperkuat bukti. Namun istrinya bersedia cerai asal DD menyiapkan uang senilai puluhan juta. Karena tidak sanggup dengan permintaan tersebut, proses perceraian ini menjadi alot. Rencananya puncak perceraiannya akan diputuskan majelis hakim dengan membacakan ikrar talaq pada 10 Agustus mendatang. Artinya sampai saat ini, NI masih sah sebagai istrinya. “Penggerebekan ini ada hikmahnya, karena bukti ini akan menjadi alasan gugatan perceraian yang saya ajukan. Sekaligus menguatkan tuduhan yang selama ini dibantah istri saya,” tukasnya.

Terhadap persoalan ini, Ia tidak akan memaafkan pasangan selingkuh tersebut. Dia memilih penyelesaikan melalui jalur hukum dengan resmi melaporkannya ke Polres Sumbawa. (JEN/SR)

iklan bapenda