Dihajar Massa, Spesialis Curanmor Bersimbah Darah

oleh -3 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (24/07/2017)

Peco—spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) terkapar bersimbah darah. Beberapa luka tebasan senjata tajam menghiasi tubuhnya. Kondisi ini dialami setelah dikepung dan dihakimi massa di wilayah Kecamatan Lenangguar, dua hari lalu. Namun jiwanya masih tertolong setelah aparat kepolisian tiba di TKP, mengevakuasi dan melarikan Peco ke RSUD Sumbawa guna mendapat penanganan medis.

Informasi yang dihimpun SAMAWAREA, aksi massa ini bermula ketika Peco hendak menjual sepeda motor hasil kejahatannya di wilayah Kecamatan Lenangguar. Tapi gelagat Peco membuat warga curiga, terlebih lagi kendaraan yang dijual tidak dilengkapi dengan surat-surat. Seperti dikomando, warga mengepung dan menghakimi Peco. Akibat kejadian itu spesialis curanmor ini mengalami luka tebasan di sekujur tubuhnya dan hingga kini masih masih diopname. Peco yang sudah siuman kepada polisi mengakui sepeda motor yang hendak dijual itu hasil curianya di Gang Mamak, Jalan Manggis, Kelurahan Uma Sima, Rabu (19/7) lalu.

Selain itu Peco juga mengaku aksinya ini tidak dilakukan seorang diri melainkan dengan rekannya berinisial IE warga Desa Jamu Kecamatan Lunyuk. Keterangan Peco ini membuat Tim Buser langsung bergerak dan berhasil meringkus IE di wilayah Kecamatan Orong Telu, Minggu (23/7) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson SH SIK yang dikonfirmasi, Senin (24/7) mengakui telah menangkap dua pelaku curanmor. Hasil pemeriksaan sementara, Peco beraksi di Sumbawa di lima TKP. Peco juga mengaku beberapa kali melakukan aksi curanmor di Kota Mataram. ‘’Pengembangan penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi aksi lainnya,” demikian Ericson. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Berganti Tahun, Proyek Pasar Brangbara Masih Belum Tuntas