Stand Sumbawa di AOE 2017 Laris Manis

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/07/2017)

Stand Kabupaten Sumbawa pada event Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), 19-21 Juli, mendapat respon positif para pengunjung dari berbagai daerah. Tidak kurang dari 120 orang pengunjung membubuhkan tanda tangannya di buku tamu, termasuk di antaranya seorang pengacara kondang Elza Syarif. Produk unggulan yang laris manis adalah madu asli dan susu kuda liar Sumbawa. Bahkan beberapa pengunjung menyatakan akan order via telepon nantinya.

amdal

Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, M.Pd, di hadapan Wakil Bupati, Drs. H. Mahmud Abdullah yang melihat langsung kondisi stand mengatakan, bahwa pengalaman pertama di event ini memberikan banyak pelajaran berharga untuk peningkatan kualitas dan kuantitas stand Kabupaten Sumbawa pada tahun mendatang.

AOE tahun ini mengangkat tema sentral, “Menumbuhkembangkan Jiwa Entrepreneur Daerah Dalam Menghadapi Persaingan Global”. AOE 2017 merupakan event pameran tahunan Apkasi yang telah berlangsung selama 13 kali. Kegiatan ini merupakan upaya Apkasi dalam rangka ikut menyukseskan program pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah melalui perdagangan dan investasi. Selain pameran dan business matching, event tahunan ini juga menggelar Semiloka peningkatan kapasitas terkait dengan peningkatan perdagangan dan investasi. Event yang dihadiri lebih dari 10.000 pengunjung potensial setiap tahunnya yang berasal dari kalangan pelaku usaha dan investor dalam dan luar negeri ini dapat menjadi sarana strategis bagi para peserta untuk mendapatkan akses perdagangan dan investasi yang lebih luas. Pada Apkasi Expo 2017 yang dibuka Presiden RI Joko Widodo ini hadir acara-acara menarik, di antaranya Exhibition, Performance, Workshop Business Matching, Pemilihan Putri Otonomi 2017, dan beberapa kesenian daerah. (JEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Pemprov NTB Siapkan JPS Gemilang, Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi