Sikapi Kritikan, Abi Mang Puji Husni Djibril Pemimpin Negarawan

oleh -3 views
Wakil Ketua DPRD Sumbawa Dr. Drs A Rahman Alamudy SH M.Si
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (19/07/2017)

Pimpinan DPRD Sumbawa, Dr. Drs. A. Rachman Alamudy SH., M.Si sangat salut dan bangga atas sikap Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc dalam menjawab berbagai kritikan yang gencar dialamatkan kepada pemerintahan dan kepemimpinannya, termasuk tudingan miring soal terbakarnya Wisma Praja pekan lalu. Ia menilai, sikap dan pernyataan bupati yang disampaikan secara terbuka pada Upacara Senin kemarin itu sangat komunikatif, elegan dan penuh persahabatan. Bahkan bupati menjawab semua kritikan yang muncul dengan tenang, rendah hati, penuh dengan introspeksi dan sangat akomodatif. “Bupati Sumbawa adalah sosok pemimpin yang negarawan,” puji Doktor Abi Mang—sapaan singkatnya, Rabu (19/7).

Sikap dan cara Bupati menjawab kritikan dan menanggapi masukan dari setiap elemen masyarakat patut menjadi contoh dan modal besar bagi jajarannya maupun orang-orang yang ikut mendukung pemerintahan Husni-Mo agar benar-benar sadar dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Tidak justru memelihara benih perbedaan dan kebencian yang memicu adanya pengkotak-kotakan. “Semua harus saling melengkapi,” imbuhnya.

Politisi Golkar yang dikenal santun ini mengakui jika respon masyarakat terhadap sikap bupati sangat positif. Masyarakat memandang Bupati Haji Husni sebagai pemimpin yang tidak anti kritik dan selalu ingin merangkul masyarakat agar bersatu padu dan bergerak bersama menyukseskan program pembangunan pemerintah. “Sikap Pak Bupati mendapat nilai plus dari elemen masyarakat. Pak Bupati adalah model pemimpin masa depan,” ujarnya.

Baca Juga  Safari Subuh, Gubernur Serap Aspirasi Warga Bertais

Disinggung mengenai kritikan terhadap Bupati, Doktor Abi Mang memadang bahwa pada prinsipnya sebagai bentuk perhatian dan support kepada pemerintahan Husni–Mo agar roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumbawa berjalan dan ke depan menjadi jauh lebih baik. Setiap pemimpin sebaiknya tidak perlu alergi terhadap kritikan. Karena kritikan adalah jamu yang menyehatkan dan pemecut yang sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi bagi setiap pemimpin untuk bekerja jauh lebih maksimal. Jika dari pemimpin itu terdapat kekurangan adalah manusiawi dan masyarakat berperan untuk mengingatkannya. Di dalam negara demokrasi kita sepakat bahwa kebebasan dan kreativitas tetap dihargai dan diberikan tempat yang terhormat dalam koridor kecerdasan dan kesantunan politik. “Ibarat sebuah mesin besar ketika sekrup kecilnya terganggu maka mesin besar itu tidak akan bisa digunakan. Dan untuk mengetahui adanya kekurangan itu perlu ada pihak-pihak yang mengingatkan sehingga bisa segera diperbaiki. Jadi sebaiknya tidak perlu ada pengkotak-kotakan. Apalagi berniat merenggangkan hubungan antara eksekutif dan legislative. Bupati saat ini adalah bupati seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Bukan bupati milik sekelompok orang saja,” tukasnya, seraya berharap semua pihak khususnya pemerintah, focus bagaimana membawa Kabupaten Sumbawa mampu bersaing dengan daerah lain secara nasional. JEN/SR)

iklan bapenda