Jembatan Dirobohkan Tanpa Jalan Alternatif, Tiga Dusun Terisolir

oleh -9 views
Jembatan Sinar Jaya
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (14/07/2017)

Jembatan Sinarjaya Kecamatan Plampang akan direhab total. Tentunya ini menjadi khabar baik bagi masyarakat. Sebab selama ini kerusakan jembatan selalu dikeluhkan masyarakat terutama yang berada di tiga dusun wilayah Desa Sepayung kecamatan setempat. Yaitu Dusun Sinar Jaya, Tegal Aru dan Dusun Kembang Sari. Namun yang menjadi persoalan, jembatan akses satu-satunya itu dirobohkan kontraktor tapi tidak dibuatkan jalan alternatif. Otomatis akses putus total karena tanpa jembatan atau jalan alternative warga harus menyeberangi sungai. Ketika arus sungai deras terlebih lagi saat ini Plampang kerap diguyur hujan, jalan itu semasekali tak bisa dilalui.

Jembatan Sinar Jaya Plampang

Suhriman—tokoh masyarakat setempat kepada SAMAWAREA, Jumat (14/7), mengeluhkan tindakan kontraktor bukannya memberi solusi tapi memicu masalah baru. Pada prinsipnya warga sangat bersyukur adanya rehab total jembatan itu karena sudah menjadi kebutuhan. Tapi yang menjadi persoalan proyek itu menambah kesulitan warga. Seharusnya kontraktor pelaksana berpikir sebelum merobohkan jembatan. Minimal membuat jalan alternatif agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. “Jembatan dirobohkan tanpa ada jalan alternatif, membuat warga di tiga dusun terisolir dan tidak dapat memasarkan hasil buminya,” tukasnya.

Karena itu Suhriman mendesak kontraktor maupun dinas terkait dapat memberikan perhatiannya terhadap persoalan ini dengan membuat jalan alternative. Jika tetap dipaksakan harus melewati sungai, bisa-bisa jiwa masyarakat terancam. (BUR/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Ekonomi NTB Tumbuh 6,26 Persen, Sektor Konstruksi Terbesar