Bupati Sumbawa: Kami Sedih dan Terima Dengan Sabar

oleh -4 views
Sekda Sumbawa, Drs H Rasyidi
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (15/07/2017)

Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril B.Sc melalui Sekda Drs. H. Rasyidi atas nama pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat menyampaikan rasa duka, sedih dan haru atas musibah terbakarnya Wisma Praja atau Bala Puti pada Selasa 11 Juli lalu. Ungkapan ini disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dengan agenda Jawaban Bupati Sumbawa terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016 dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa, Jumat (14/7) sore kemarin.

amdal

Menurutnya, keberadaan Wisma Praja tidak hanya sekedar bangunan yang memiliki nilai historis semata, namun telah menjadi bagian keseharian masyarakat dan pemerintah daerah. Karena itu pemerintah daerah telah mengambil langkah-langkah sistematis untuk memulai fase rekonstruksi. Tentunya mengharapkan dukungan DPRD dan segenap lapisan masyarakat dalam memulai langkah-langkah membangun kembali Wisma Praja yang menjadi kebanggaan Tau dan Tana Samawa. “Kami juga ingin mempertegas himbauan yang disampaikan oleh Yang Mulia Sultan Sumbawa Dewa Masmawa Muhammad Kaharuddin IV beserta Permaisuri Dewa Merajabini Andi Bau Tenridjadjah, bahwa dalam menyikapi musibah ini mari kita terima dengan sabar, semakin meningkatkan iman Islam, rasa tawaqal serta berdoa kehadirat Allah SWT atas keselamatan Tau ke Tana Samawa,” pungkasnya.

Baca Juga  Andy Tirta Bakal Calon Pertama yang Mendaftar di Hanura

Istana Bala Puti atau dikenal dengan Wisma Praja Sumbawa dilalap si jago merah, Selasa, 11 Juli 2017 sekitar pukul 09.45 Wita. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Namun dari beberapa saksi mata, api mulai terlihat dari atas lantai II Wisma tersebut. Api cepat membesar sebab sebagian besar bangunan terbuat dari kayu dan bahan yang mudah terbakar. Selain itu angin yang bertiup cukup kencang, membuat api semakin berkobar hebat. Api berhasil padam sekitar pukul 11.30 Wita. Saat ini Tim Inafis Polda NTB dan Tim Puslabfor Denpasar Bali tengah melakukan olah TKP menyelidiki penyebab pasti musibah kebakaran ini. sejumlah barang bukti di lokasi kejadian sudah diamankan untuk diselidiki di Pusat Laboratorium Forensik.

Sementara itu Sultan Muhammad Kaharuddin IV ini berharap ke depan hendaknya segera diusahakan restorasi yang menyeluruh dan rencana pelaksanaan yang ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh sehingga Istana Bala Puti yang menjadi kebanggaan bersama dapat diwujudkan kembali dalam bentuk orisinil seperti semula. (JEN/SR)

iklan bapenda