Tim Puslabfor Cari Bukti di Puing-puing Wisma Praja

oleh -0 views
Tim Puslabfor Denpasar Bali olah TKP di lokasi kebakaran Wisma Praja, 13 Juli 2017
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (13/07/2017)

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Denpasar Bali menerjunkan timnya di puing-puing Wisma Praja Sumbawa, Kamis (13/7). Tim yang terdiri dari dua orang ini langsung bekerja mulai pukul 09.00 Wita. Mereka dibantu Tim Identifikasi Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. Tampak di lokasi Kabag Ops Kompol Yusuf Tauziri SIK, Kasat Intel AKP Yunus Lobar, Kasat Reskrim AKP Elyas Ericson SH SIK dan Kasat Sabhara IPTU Mathias WAL. Tim Puslabfor ini terlihat lebih banyak berada di bagian timur Wisma Praja tepatnya ruang VIP 2 yang diduga asal muasal api. Di samping pintu terdapat Box AC yang sudah dalam kondisi terbakar. AC tersebut dibongkar dan sebagian material di dalamnya diambil. Masih di ruangan yang sama, tim Labfor juga mengambil kayu bangunan yang sudah dalam bentuk butiran-butiran arang. Hingga berita ini terpublis, tim masih berada di lokasi.

amdal

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson yang dikonfirmasi di TKP mengatakan, Tim Puslabfor akan melakukan penyelidikan selama dua hari ke depan. Sebelum tim ini datang, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang pertama kali mengetahui adanya kejadian itu. Selain itu Tim Indonesian Autentication Fingerprin System (Inafis) dari Polda NTB juga sudah turun. Tim yang terdiri dari 5 orang tersebut melakukan pengecekan gedung secara menyeluruh. “Hasilnya nanti akan kita gabungkan dan diketahui setelah tim bekerja. Semoga dengan hasilnya nanti bisa menepis informasi yang beredar liar,” kata Ericson.

Baca Juga  Grebeg “Kuda Lumping” di Kos-kosan, Polisi Ringkus Mucikari

Polres Sumbawa tegas Ericson, sangat serius mengungkap penyebab kasus kebakaran ini. Sebagai bukti, pihaknya meminta bantuan Tim Polda NTB dan Puslabfor Denpasar Bali.

Seperti diberitakan, kebakaran hebat yang menghanguskan Bala Puti Wisma Praja Sumbawa terjadi Selasa (11/7) pagi kemarin. Menurut saksi mata, musibah itu diawali dengan suara ledakan yang cukup keras yang disertai semburan api di bagian timur bangunan Wisma Praja. Dua orang pegawai berusaha memadamkan api yang berkobar dari lantai bawah ruangan yang dijadikan tempat menyimpan konsumsi untuk para tamu saat ada acara daerah. Menggunakan tabung pemadam dan air seadanya mereka berusaha memadamkan si jago merah itu. Api sempat padam namun kembali menyembur hingga melahap lantai atas Bala Puti itu. Mereka langsung panik berteriak meminta bantuan. Api terus merambat dan membesar. Mobil pemadam kebakaran dari Satdamkar, yang diback-up pemadam Bandara Sumbawa dan mobil water canon Polres Sumbawa, dikerahkan ke TKP. Angin yang bertiup kencang membuat api terus berkobar. Api berhasil dijinakkan setelah hampir seluruh bangunan ludes. (JEN/SR)

 

iklan bapenda