Pesan Husni-Mo: Ungkapkan Keberhasilan, Hindari Kesan Takabur

oleh -0 views
Camat Alas, Lutfi Makki S.Pd M.Si
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (13/07/2017)

Bupati, HM. Husni Djibril B.Sc dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam setiap momen selalu mengungkapkan berbagai prestasi yang telah diraih Kabupaten Sumbawa. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan penyemangat bagi aparat dan masyarakat agar selalu bersyukur dan lebih giat lagi membangun daerah. Namun demikian Bupati selalu memberi arahan kepada Kabag Humas dan Protokol yang bertanggung jawab menyiapkan bahan-bahan pidato bupati agar dalam mengungkapkan keberhasilan itu tidak sampai terkesan takabur atau sombong. Ungkapkan prestasi yang ada berdasarkan data dan fakta. Bahkan dengan penuh ketulusan bupati mengakui bahwa keberhasilan yang dicapai saat ini adalah tidak lepas dari keberhasilan pemerintahan sebelumnya (JM-Arasy). “Dalam berbagai momen, selain menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, bupati secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak JM dan Arasy Muhkan atas keberhasilan yang ditinggalkannya, sebagai pondasi kuat untuk meraih berbagai keberhasilan berikutnya,” kata Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, M. Lutfi Makki S.Pd M.Si kepada SAMAWAREA, Kamis (13/7).

amdal

Terkait keberadaan bupati yang menjalani pengobatan di Singapura dalam waktu cukup lama, ungkap Ustadz Lutfi—sapaan Kabag Humas, bupati telah menempuh proses perizinan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bupati telah mendapatkan izin melaksanakan perjalanan keluar negeri dengan alasan penting dari Mendagri c.q. Dirjen Otonomi Daerah, dengan Surat Izin nomor 098/260/OTDA tertanggal 16 Januari 2017. Dengan terbitnya surat izin itu bupati membuat Surat Kuasa nomor: 131/002/Pem/2017 kepada wakil bupati untuk melaksanakan tugas-tugas bupati, di samping tugas-tugasnya sebagai wakil bupati, terhitung sejak tanggal 9 Januari sampai dengan selesainya bupati menjalani izin berobat ke Singapura. Surat izin dan Surat Kuasa seperti itu terus diperbaharui sesuai dengan kebutuhan waktu pengobatan bupati.

Baca Juga  Kades Penyaring: Pemberhentian Perangkat Desa Sesuai Aturan, Silakan Tempuh Upaya Hukum

Sementara Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah selaku penerima kuasa mengajak seluruh aparat pemerintah untuk melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya dan tetap intens berkomunikasi dengan bupati. Bahkan menghadapi kritikan dari beberapa pihak, Wabup mengajak seluruh aparat untuk memberikan jawaban dengan kerja, kerja, dan kerja. Artinya, masukan dan kritik konstruktif yang disampaikan langsung disikapi secara profesional, tanpa harus membuat polemik yang hanya menghabiskan energi. (JEN/SR)

iklan bapenda