Mayat di Gang Kompas Ternyata Korban Penganiayaan

oleh -0 views
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson SH SIK
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (13/07/2017)

Misteri kematian Erwin Sagita Tukan yang sempat mengejutkan, akhirnya tersingkap. Hasil penyelidikan polisi, ternyata Erwin yang ditemukan tak bernyawa di Gang Kompas Kelurahan Bugis Kecamatan Sumbawa, Minggu 9 Juli lalu ini merupakan korban penganiayaan. Sebelumnya polisi mengamankan empat orang rekan korban. Dalam pemeriksaan selama beberapa hari dan meminta keterangan sedikitnya 8 orang saksi, polisi menemui titik terang. Satu dari tiga orang yang diamankan tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan. “Penetapan tersangkanya kemarin (Rabu) dan langsung kami tahan,” kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Elyas Ericson SH SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Kamis (13/7).

amdal

Indikasi terjadinya pembunuhan ini, ungkap Ericson—sapaan singkat Kasat Reskrim, setelah polisi menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang diperkuat dengan hasil visum dokter yang menyatakan ada bekas luka memar di bagian pipi sebelah kiri. Selain itu terdapat jejas (bekas) di leher korban. “Hasil visum dokter sudah kami kantongi dan selanjutnya kami menyusun kejadian untuk dilakukan rekonstruksi,” imbuhnya.

Ericson juga mengaku sudah pengakuan tersangka. Penganiayaan terhadap korban dilakukan tersangka secara spontanitas dan tidak terencana. Itu terjadi karena adanya kesalahpahaman antar keduanya. Dan diketahui antara korban dan tersangka merupakan teman dekat dan kemana-mana selalu jalan berbarengan. “Kami akan memanggil beberapa saksi lagi untuk mengetahui secara jelas persoalan ini,” akunya.

Baca Juga  Saksi Ahli BPKP Diperiksa Hakim Tipikor

Terkait dengan pasal yang akan menjerat tersangka, Ericson menyebutkan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan jo pasal 351 ayat (3) tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian. “Ini yang kami koordinasikan dengan jaksa, pasal mana yang lebih mengarah,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, korban ditemukan tak bernyawa di salah satu rumah lingkungan Gang Kompas, Kelurahan Bugis Kecamatan Sumbawa, Minggu (9/7) sekitar pukul 14.00 Wita. Menurut informasi, sebelum kejadian Erwin bersama sejumlah rekannya sempat minum. Selanjutnya, Erwin dan seorang rekannya pulang ke rumahnya di kawasan Marilonga, Kelurahan Bugis untuk beristirahat. Paginya Erwin dan rekannya ini ke rumah temannya di Gang Kompas. Di rumah itu, Erwin kembali tidur bersama sejumlah rekan lainnya. Namun saat hendak dibangunkan sekitar pukul 14.00 Wita, korban tak bernyawa. (JEN/SR)

 

iklan bapenda