Wisma Praja Sumbawa Sudah Tamat

oleh -14 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (11/07/2017)

Wisma Praja Sumbawa kini tinggal kenangan. Bangunan peninggalan sejarah yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata budaya ini telah tersisa puing-puing. Bangunan yang sudah berumur 85 tahun tersebut terbakar Selasa, 11 Juni 2017 sekitar pukul 09.45 Wita. Wisma Praja terletak di tengah kota Sumbawa Besar, dibangun Tahun 1932 sebagai Istana Sultan Muhammad Kaharuddin III. Bangunan ini dibuat mirip dengan Istana Kerajaan Bima atas permintaan Khadijah Ruma Ante–Permaisuri Sultan yang merupakan putri Sultan Bima sebagai mas kawin pernikahan. Selama ini Wisma Praja yang dikenal dengan sebutan Bala Puti difungsikan sebagai tempat menerima tamu penting daerah dan penyelenggara acara seremonial daerah.

amdal
Sekretaris Majelis Adat LATS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag

Sekretaris Majelis Adat Lembaga Adat Tana Samawa (LATS), Syukri Rahmat S.Ag mengaku prihatin dengan musibah terbakarnya Wisma Praja yang merupakan bangunan bersejarah Sumbawa. “Seluruh masyarakat Sumbawa sangat prihatin. Kita telah kehilangan satu bangunan bersejarah. Apalagi belum lama ini Sumbawa ditetapkan menjadi salah satu anggota Jaringan Kota Pusaka,” ujarnya lirih.

Menurutnya kejadian pukul 09.45 tadi pagi ini merupakan bencana yang tidak bisa terelakan dan sudah ditakdirkan Allah SWT. Namun Syukri berharap musibah seperti ini tidak terjadi lagi. Karenanya ia mengajak seluruh Tau Samawa baik pemerintah maupun masyarakat bersama-sama menjaga bangunan bersejarah yang ada di Sumbawa. Sebab masih banyak bangunan lain dengan nilai histori yang tak ternilai. Seperti Istana Dalam Loka, Bala Kuning, Bala Datu Ranga, Bala Dea Busing di Lape, termasuk Bala Dea Imam di Empang dan lainnya. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Mi6: Ada Nuansa Politik Berbeda di Pilkada Lotim