PPP Sumbawa Siap Berdarah-darah Dukung Ahyar-Nurdin

oleh -1 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (05/07/2017)

H. Ahyar Abduh—Nurdin Ranggabarani SH MH terus disandingkan sebagai pasangan yang ideal untuk berlaga di Pilkada NTB 2018 mendatang. Meski pasangan ini belum ditetapkan resmi  dan ada beberapa figure lain yang juga disandingkan dengan Ahyar yang juga Walikota Mataram itu, namun sejumlah pihak terus mendorong agar pasangan itu dipatenkan. Pasalnya pasangan yang sudah memiliki sebutan “AdDin” ini berpeluang memenangkan Pilkada NTB. Setelah kader DPC PPP Sumbawa Barat siap mendukung Nurdin Ranggabarani berpasangan dengan Ahyar Abduh, kini giliran DPC PPP Kabupaten Sumbawa.

amdal

Ketua DPC PPP Sumbawa, Rusli Manawari dalam jumpa persnya, Rabu (5/7) siang, menilai figur Nurdin Ranggabarani sudah teruji di kancah politik baik local, regional bahkan nasional. Nurdin adalah putra terbaik NTB yang telah banyak memberikan konstribusi bagi pembangunan di bumi wisata halal tersebut. Selain itu Nurdin juga kader terbaik PPP sehingga menjadi satu-satunya yang dicalonkan DPW PPP NTB sebagai calon Wakil Gubernur NTB.

Artinya Nurdin adalah barang jadi yang sudah siap untuk digandeng Ahyar Abduh sebagai calon Gubernur. Pasangan Ahyar—Nurdin ini sudah dilempar untuk dilakukan uji publik melalui roadshow yang dilakukan internal PPP Sumbawa di semua kecamatan termasuk melakukan survey dukungan masyarakat. Hasilnya, masyarakat sangat antusias dan menanggapi positif duet Ahyar—Nurdin. “Saya tidak berani ngomong tanpa survey. Rata-rata mendukung Nurdin Ranggabarani sebagai calon Wakil Gubernur dan sangat diharapkan berpasangan dengan Ahyar Abduh sebagai calon Gubernur,” imbuhnya.

Baca Juga  Ajak Tim Dokter, Hj Erica Cek Kesehatan Pedagang Pasar Kebon Roek

Keinginan besar masyarakat Sumbawa agar Nurdin digandeng Ahyar, ungkap Rusli yang juga Ketua Komisi III DPRD Sumbawa ini, karena pihaknya ingin ber-NTB sehingga sangat singkron dengan ajakan Ahyar untuk ber-NTB. Jika Ahyar—Nurdin berpasangan berarti ini paket ideal yang mewakili dua pulau yakni Lombok (Sasak)—Sumbawa, sehingga dari sisi pembangunan diharapkan dapat merata dan mampu menerobos pembangunan di Sumbawa.

Ketua DPC PPP Sumbawa, Rusli Manawari

Untuk PPP Sumbawa, Rusli menegaskan akan mendukung 1000 persen pasangan ini. Bahkan kader PPP Sumbawa siap berdarah-darah untuk memantapkan pasangan Ahyar—Nurdin apalagi memenangkannya pada kontestasi nanti. Apakah PPP Sumbawa akan bergerak sendiri untuk mendukung Paket Ahyar—Nurdin dari bawah ke DPP ? tentu tidak. Rusli menyatakan suara PPP di Sumbawa hanya 30 ribu. Ia telah membangun komunikasi dengan Gerindra Sumbawa karena di tingkat DPW dan pusat, Gerindra telah memberikan dukungan kepada Ahyar maju menjadi Calon Gubernur.

Demikian dengan adanya sinyal Gerindra dan PPP akan berkoalisi pada Pilgub NTB mendatang. Ini sepertinya sudah klop, Gerindra mengusung Calon Gubernur dan PPP mendorong Nurdin Ranggarabani sebagai Wakil Gubernur. “Pak Nurdin dan Pak Ahyar sudah sering bertemu dan melakukan komunikasi yang sangat intens. Di Sumbawa sendiri, Gerindra dianggap sebagai saudara PPP,” ujar Rusli yang didampingi Sekretaris DPC Gerindra Sumbawa, H. Hilal Alamudy S.IP M.Si dan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbawa, Muhammad Faisal.

Baca Juga  Kapal Pesiar “Caledonian Sky” Boyong 79 Turis ke Sumbawa

Di bagian lain Rusli Manawari menepis keras bahwa Nurdin dikesankan memanfaatkan momentum untuk maju di Pilgub dengan tujuan tertentu dan tidak serius. Hal tersebut hanyalah prasangka buruk dan manuver orang-orang tertentu yang ingin merusak citra Nurdin Ranggarabani di mata publik. “Saya ini Ketua DPC PPP Sumbawa sudah bicara serius dan mendalam dengan Pak Nurdin. Beliau secara tegas serius maju dan siap memenangkan pertarungan,” tegasnya.

Mengingat persoalan penentuan siapa yang dicalonkan itu domain DPW, Rusli menyatakan DPC-nya akan membawa dukungan kader dan masyarakat Sumbawa ke DPW untuk mengusulkan Nurdin berpasangan dengan Ahyar. “Memang domain DPW, tapi kami di DPC berjuang sekuat tenaga dengan segala daya upaya mendorong agar pasangan Ahyar—Nurdin tidak diganggu gugat,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda