Mahasiswa UTS Wakili Indonesia Ikut Nano Camp 3 di Bangkok

oleh -6 views
bankntb

BANGKOK, SR (05/07/2017)

Satu lagi mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) mendapat kesempatan untuk menimba ilmu di luar negeri. Adalah Iftitah mahasiswa jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknologi Pertambangan menjadi salah satu duta Indonesia untuk mengikuti Camp Nanoteknologi yang diselenggarakan Universitas KMUTT, Bangkok, Thailand. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, 30 Juni–2 Juli 2017 ini merupakan ajang ketiga kalinya setelah Camp 1 dan Camp 2 yang dilaksanakan Tahun 2014 dan 2016 sukses. Camp tersebut fokus untuk memperkenalkan Nanoteknologi dan Nanosains untuk generasi muda, mendapatkan relasi internasional, mendukung kesadaran social, dan mengapresiasi pertukaran budaya. Kegiatan dunia tersebut diikuti 19 orang peserta dari berbagai kampus berbeda di Indonesia dan Thailand. Mereka semua mahasiswa Bachelor Degree, Master Degree, sampai yang Ph.D (Doktoral). “Saya merupakan satu-satunya peserta dari UTS secara khusus dan NTB secara umum,” kata Iftitah kepada SAMAWAREA, Rabu (5/7).

amdal

Selama camp berlangsung, mahasiswa semester 8 ini mengaku melakukan beragam kegiatan yang membuatnya terasa hidup dalam nuansa berbeda. Antara lain hidup dalam lingkungan baru dan budaya baru, mendapatkan pengalaman baru dalam lingkungan internasional, serta suasana yang nyaman dan aman. Selain itu saat berkunjung ke kampus KMUTT (Bangmod and Bangkunthian Campus), dara manis asal Desa Dete, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa ini mengaku dapat mempelajari skill baru dari berbagai aktivitas mulai perkuliahan, diskusi, petualangan, pertukaran budaya, dan lainnya. Kemudian melakukan riset mini tentang Nanomaterial, Solar Cell, Thin Film dan Microfluidic, Soft Skill dalam presentasi hasil riset yang tentunya audience dan juri dalam skala internasional, di samping belajar team work (kerjasama tim).

Baca Juga  Ketua Terpilih REI NTB Mendatang Harus Rela Berkorban

Secara pribadi Ia sangat excited mengikuti kegiatan tersebut karena terdapat mini riset dengan tema yang sangat menarik sesuai dengan bidang ilmu yang sedang digelutinya yaitu metalurgi dan material. Bukan hanya itu dia dapat melihat dan mempraktikkan secara langsung alat-alat riset dan karakterisasi serta melakukan langsung riset yang selama ini hanya bisa dibaca di jurnal-jurnal. “Dari kegiatan ini saya juga sangat bersyukur karena mendapat jaringan di KMUTT jika ingin melanjutkan master degree di sana. Sungguh pengalaman yang luar biasa,” cetus putri dari pasangan Agus Suhaidar dan Saharia ini. (JEN/SR)

iklan bapenda