Diduga Mesum, Oknum PNS Digrebeg Suami

oleh -11 views
Kapolres Mataram AKBP Muhammad SIK
bankntb

MATARAM, SR (06/07/2017)

AM (37) dan FH (38)—keduanya oknum PNS, digelandang ke Polsek Lingsar. Pasalnya pasangan tersebut tertangkap basah karena diduga melakukan perzinahan. Penangkapan itu langsung dilakukan AL (45)—suami AM saat melakukan penggerebekan di sebuah rumah komplek Perum Permata Kota Blok AO No. 8 Kelurahan Bug-bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lobar, Senin (3/7) malam sekitar 23.30 Wita. Dalam penggerebekan itu, AL dibantu tiga orang keluarganya dan 4 orang petugas security.

ilustrasi

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK yang dihubungi Rabu (5/7) mengakui adanya laporan dugaan tindak pidana perzinahan dengan terlapor AM dan FH—dua oknum PNS yang tertangkap basah di sebuah perumahan. Saat ini keduanya sedang diproses penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kota Mataram.

Untuk diketahui ungkap Kapolres, kasus ini bermula ketika AL mendatangi rumah di Perum Permata Kota, Kecamatan Lingsar Lombok Barat. Rumah tersebut milik AL dan istrinya, AM. AL saat itu datang bersama 7 orang termasuk 4 petugas security. Kedatangan AL untuk menjemput istrinya istrinya yang sudah beberapa hari tidak pernah pulang ke tempat tinggal mereka di Taman Indah Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram.

Karena rumah dalam keadaan terkunci, AL dan dua security mengintip melalui celah jendela dan melihat istrinya bersama pria lain berinisial FH sedang menonton TV di dalam kamar. AL mencoba mengetuk pintu rumah tersebut yang kemudian dibuka oleh FH. Tentu saja FH terkejut, tapi AL langsung menerobos masuk mencari istrinya di dalam kamar. Rupanya kehadiran sang suami ditanggapi sinis oleh AM. AM keluar rumah lalu berusaha mengusir suaminya dan beberapa petugas security. Kedua pasangan diduga selingkuh ini langsung digiring ke Kantor Perum Permata Kota. Selanjutnya diserahkan ke Polsek Lingsar untuk diteruskan ke Polres Mataram guna proses hukum lebih lanjut. “Tindakan yang telah kami lakukan di antaranya meminta keterangan korban selaku pelapor dan beberapa petugas security sebagai saksi. Selain itu melakukan interogasi terhadap kedua terduga pelaku sekaligus visum terhadap AM di Rumah Sakit Bhayangkara,” demikian AKBP Muhammad sapaan akrab mantan Kapolres Sumbawa ini. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Diduga Gelapkan Setoran Nasabah, Oknum Kasir Bank Dipolisikan 

iklan bapenda