Ditikam pada Malam Takbiran, Mahasiswa UNSA Meninggal Dunia

oleh -14 views
Rekan-rekan korban saat dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (26/06/2017)

Rafi Putra akhirnya menghembuskan napas terakhir, Senin (26/6) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita. Mahasiswa semester 4 Fakultas Ekonomi UNSA ini meninggal dunia akibat ditikam orang tak dikenal di Tugu Monas depan Taman Mangga, Jalan Diponegoro Sumbawa Besar, Minggu (25/6) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita. Perutnya terluka parah dengan usus terburai. Korban sempat dirawat intensif di RSUD Sumbawa, namun jiwanya tak tertolong. Korban telah dikebumikan tadi pagi di TPU Sernu Kelurahan Lempeh. Ribuan orang hadir dalam prosesi pemakaman anak pasangan Mukhlis dan Ety ini. Tampak hadir rekan-rekan korban yang sebagian besar mahasiswa Universitas Samawa (UNSA).

Informasi yang diserap SAMAWAREA, kasus tersebut bermula ketika korban dkk duduk di Taman Mangga. Menjelang tengah malam ada dua kelompok bertikai sebut saja kelompok A dan kelompok B. Korban dkk mendekat dan melerai perkelahian itu. Karena TKP berdekatan dengan Polres Sumbawa, anggota polisi turun ke lokasi termasuk Kapolres Sumbawa AKBP Yusuf Sutejo, mengamankan sejumlah orang termasuk korban dkk.

Rupanya yang diamankan ini adalah kelompok A dan kelompok korban, sedangkan kelompok B berhasil kabur saat polisi tiba di lokasi kejadian. Dalam pemeriksaan kelompok A mengatakan tidak memiliki persoalan dengan korban dkk, melainkan dengan kelompok B. Akhirnya persoalan tersebut selesai dan polisi pun memulangkan mereka sekitar pukul 03.00 Wita. Tapi korban dkk tidak pulang ke rumah melainkan masih nongkrong di Tugu Monas berhadapan arah dengan Taman Mangga. Tak berselang lama muncul sekelompok orang yang diduga bagian dari salah satu kelompok yang bertikai sebelumnya. Kelompok ini datang karena mendengar informasi terjadi perkelahian itu. Rupanya kelompok ini menghampiri korban dkk yang sedang duduk. Sempat cekcok lalu terjadi perkelahian hingga berujung pembacokan terhadap korban. Polisi yang mendengar keributan turun tangan mengamankan beberapa orang, termasuk korban. Melihat korban terluka, polisi langsung melarikannya ke IGD RSUD Sumbawa.

Baca Juga  Kasus BPR Sumbawa Dibuka Kembali, Umaiyah: Itu Tidak Sah !
Rekan-rekan korban saat dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk rekan korban dan terduga rekan pelaku. Pemeriksaan itu dilakukan secara marathon mulai dari malam kejadian hingga sore tadi masih berlangsung. Dari informasi, polisi masih kesulitan mengidentifikasi pelakunya karena para saksi belum begitu berterus terang. Mereka mengetahui terjadi pengeroyokan terhadap korban tapi tidak mengetahui secara pasti siapa yang menikam korban.

Sejauh ini SAMAWAREA belum mendapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait progress penanganan kasus ini. Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT yang dikonfirmasi via WA belum memberikan jawaban. Sedangkan Kasat Reskrim, AKP Elyas Ericson SIK SH mengaku masih dalam perjalanan dari Mataram menuju Sumbawa dan meminta wartawan menghubungi KBO Reskrim. Dihubungi terpisah, Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim, IPDA Jakun enggan berkomentar banyak hanya mengatakan jika kasus itu masih dalam penyelidikan. (JEN/SR)

 

iklan bapenda