152 Bidan PTT, 5 Dokter Umum dan 3 Dokter Gigi Terima SK CPNS

oleh -9 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (22/06/2017)

Sebanyak 158 tenaga kesehatan terdiri dari 5 dokter umum, 3 dokter gigi dan 152 bidan PTT di Kabupaten Sumbawa menerima SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). SK CPNS tersebut diserahkan Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa A. Rahim, S.Sos, bertempat di Aula Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (21/6) kemarin.

amdal

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, Drs. A. Gani Nasby dalam laporannya menjelaskan, sebelum ditetapkan Keputusan Bupati Sumbawa No. 636 Tahun 2017, telah dilakukan proses rekrutmen tenaga CPNS dari pegawai tidak tetap Kementerian Kesehatan yaitu Dokter PTT dan Bidan PTT. Proses usulan pertama yaitu penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai syarat untuk mengajukan formasi CPNS Daerah dari PTT Pusat yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dengan masing-masing Gubernur/Bupati/Walikota selaku Pejabat Pembina Kepegawaian terkait komitmen terhadap pengadaan CPNS di lingkungan pemerintah daerah dari PTT Pusat. Kelulusan hasil seleksi telah diumumkan dan diserahkan pada Bulan Februari 2017 dengan total 158 orang terdiri 5 orang Dokter Umum, 3 orang Dokter Gigi, 151 orang Bidan PTT dan 1 orang yang tidak lulus disebabkan karena usia lebih. Proses pemberkasan usulan NIP ke BKN Regional X Denpasar dilaksanakan pada April 2017 dan proses Penerbitan SK CPNS telah rampung dan ditetapkan oleh Bupati Sumbawa. Masing-masing CPNS telah menandatangani beberapa Surat Pernyataan di antaranya siap mengabdi pada penugasan semula selama 5 tahun dan tidak akan mengajukan surat pindah ke luar Kabupaten Sumbawa hingga jangka waktu bertugas sebagai PNS selama 10 tahun. Untuk masa CPNS dijalani selama 1 tahun dan selama 1 tahun tersebut diberikan Diklat Prajabatan.

Baca Juga  Buka Forum Konsultasi RKPD, Wagub NTB Minta Sinergi Antar OPD

Wakil Bupati Sumbawa melalui Asisten Administrasi Umum, A. Rahim, S.Sos, mengharapkan kepada CPNS yang menerima SK pengangkatan, dapat menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menjadi aparatur yang profesional, memiliki kompetensi di bidang tugasnya, memiliki sikap pengabdian dan kesetiaan kepada bangsa dan negara yang dilandasi semangat persatuan dan kesatuan. Ditekankan juga agar para CPNS menanamkan sikap mental dan perilaku yang penuh loyalitas kepada bangsa dan negara, bermental baik, bermoral terpuji, sadar akan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Sebagai abdi negara tugas dan tanggung jawab aparatur pemerintah dewasa ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan dan dan kemajuan zaman, tuntutan transparansi dan akuntabilitas. Ini merupakan isu yang sering dikaitkan dengan pelaksanaan tugas aparat negara, demokratisasi dan kebebasan berbicara serta berpendapat membawa konsekuensi kebebasan masyarakat untuk menuntut layanan terbaik dari aparat pemerintah. Tuntutan masyarakat harus mampu disikapi aparat pemerintah dengan bekerja dengan jujur, terbuka atau transparan, demokratis, penuh perhatian kepada masyarakat, serta bebas dari KKN. “Intinya mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tanpa pilih kasih,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

 

 

iklan bapenda