Putu Selly Calon Tunggal PDIP di Pilgub NTB

oleh -1 views
Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc saat memperlihatkan sesuatu kepada wartawan
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (21/06/2017)

PDIP NTB memastikan Hj. Putu Selly Andayani sebagai calon tunggal yang diusung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2018 mendatang. Putu Selly telah diplot sebagai Calon Wakil Gubernur. Saat ini partai banteng moncong putih ini tengah menjajaki sejumlah parpol guna mencari pasangan yang cocok dengan figur yang diusungnya.

amdal

Sekretaris PDIP NTB, HM. Husni Djibril B.Sc yang ditemui di ruang kerja Bupati Sumbawa, Rabu (21/6), mengakui jika Putu Selly calon tunggal dengan posisi sebagai Calon Wakil Gubernur. Keputusan ini terbilang cepat. Sebab semakin cepat keputusan dan pilihannya, maka peluangnya juga semakin besar karena memiliki waktu yang cukup panjang.

Haji Husni—panggilan politisi yang juga Bupati Sumbawa ini, tidak menampik PDIP telah menjajaki sejumlah parpol lain untuk berkoalisi termasuk Partai Demokrat. Demikian sebaliknya parpol lain juga demikian, menjajaki PDIP. Namun demikian Pilgub masih relatif jauh sehingga riel dari penjajakan ini belum ada.

Disinggung alasan mengusung Putu Selly, Haji Husni menilai sudah melalui pertimbangan dan pengkajian yang matang. Karena itu tidak ada lagi calon lain yang diusung PDIP kecuali Putu Selly. PDIP menilai Putu Selly adalah figur yang layak untuk diusung. Selain pernah menduduki jabatan pimpinan birokrasi di beberapa dinas dan kini sebagai Kepala Dinas Perdagangan NTB, Putu Selly juga pernah menjabat sebagai Plt Walikota Mataram. Meski jabatan Walikota cukup singkat, namun banyak program dan terobosan populis berhasil dicapai.

Baca Juga  TGB Ajak Umat Islam Tradisikan Kebaikan

Tidak hanya figur, sambung Haji Husni, PDIP punya modal yang sangat cukup untuk mengusung calon dan memenangkan Pilgub. PDIP memiliki 5 kursi di DPRD NTB. Yang paling banyak dilirik juga bahwa ada dua kader PDIP yang menjabat sebagai Bupati. Adalah dirinya sebagai Bupati Sumbawa dan Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM sebagai Bupati Sumbawa Barat. “Ini menjadi barometer. Karena tidak mungkin kami berdua berdiam diri, pasti kami bergerak secara maksimal,” ujarnya.

Terkait dengan komposisi pasangan Lombok—Sumbawa yang dianggap ideal, Haji Husni mengaku partainya tidak melihat hal tersebut. Pihaknya akan kembali ke personnya. Jika pasangan Lombok—Sumbawa dianggap tidak bermanfaat, tentu tidak akan diusung. “Kita mengusung pasangan calon harus menang,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

 

iklan bapenda