MPS Aisiyah Sumbawa Bagi THR untuk Anak Yatim dan Lansia

oleh -15 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (19/06/2017)

Puluhan anak yatim dan lanjut usia (lansia) tampak bahagia. Meski terkesan sebatang kara dan jauh dari kasih sayang, namun mereka merasa tidak sendiri. Sebab masih banyak yang peduli. Salah satunya Majelis Kesejahteraan Sosial (MPS) Pimpinan Daerah Aisiyah Kabupaten Sumbawa, Minggu (18/6). Lembaga yang beranggotakan kaum hawa berjiwa social ini memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk uang saku kepada kaum dhuafa tersebut. “Kami ingin mereka bahagia merayakan Idul Fitri, karena THR yang kami berikan ini dapat digunakan untuk membeli aneka kebutuhan lebaran nanti,” kata Ketua MPS PD Aisiyah Kabupaten Sumbawa, Aminah Rahman, seraya menyebutkan ada 32 Lansia dan 34 anak asuh yang diberikan bantuan.

amdal

Didampingi Sekretaris MPS Aisiyah Chariyah Yasin BA, Aminah mengatakan, bantuan seperti ini rutin dilakukan MPS PD Aisiyah per tiga bulan. Ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengatasi persoalan social. Anak yatim dan piatu yang mendapat bantuan ini berumur 3—15 tahun. Mereka selama ini diasuh dan tinggal di rumah ibu-ibu anggota dan simpatisan Aisiyah karena sejauh ini PD Aisyiah belum memiliki Panti Asuhan. Jika sudah memasuki jenjang SMA, mereka sudah bukan lagi dikategorikan sebagai anak asuh karena sudah memasuki usia dewasa.

Kedepan Ia berharap Pemda Sumbawa bisa memberikan suntikan dana, sehingga Aisiyah memiliki Panti Asuhan sebagai tempat bernaung anak asuh dan para Lansia. Diakuinya, saat Pemerintahan JM-Arasy, pihaknya pernah mendapat bantuan dana Rp 10 juta. Karenanya perhatian yang sama juga diharapkan dari Husni-Mo. “Melalui bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk menyantuni anak-anak asuh agar yang tadinya putus sekolah bisa terus bersekolah,” imbuhnya.

Baca Juga  Kuliner Gratis untuk Rakyat di HUT Kabupaten Sumbawa

Disinggung mengenai kegiatan rutin lainnya, Aminah menyebutkan bahwa setiap Idul Adha, Aisyiah melakukan penyembelihan hewan qurban yang kemudian daging dibagikan kepada masyarakat kurang beruntung. Selain itu Aisiyah juga menerima ZIS (Zakat Infaq dan Shodaqah) untuk disalurkan secara amanah. “MPS Aisiyah memiliki tugas dan fungsi dalam mengembangkan pemberdayaan, pelayanan, dan penyantunan masyarakat dhu’afa dan berbagai kelompok yang termarjinalkan, seperti masyarakat miskin, anak terlantar, anak jermal, lansia, orang berkebutuhan khusus, korban narkotika dengan berbasis gerakan al-Ma’un,” timpal Chariyah Yasin BA.

Sebagai lembaga organisasi kemasyarakatan, pihaknya terus melakukan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan model baru pelayanan melalui Balai Kesejahteraan Sosial. (JEN/SR)

iklan bapenda