Antisipasi Paham Radikalisme di KSB, BGI Gelar Dialog Kebangsaan

oleh -7 views
bankntb

SUMBAWA BARAT, SR (19/06/2017)

Isu radikalisme dan terorisme di Indonesia terus mencuat ke permukaan. Hal itu semakin diperkuat dengan kejadian-kejadian teror di berbagai tempat di Indonesia belakangan ini. Untuk melawan berkembangnya isu radikalisme dan terorisme di Sumbawa Barat, Bumi Gora Institute (BGI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar dialog kebangsaan dengan menjadikan generasi muda, pelajar dan mahasiswa Sumbawa Barat sebagai sasaran utama dialog.

amdal

Saat ini, propaganda gerakan radikalisme dan terorisme terus menyasar generasi muda. Fakta menunjukkan, kelompok ekstrimis ini telah menggeser target rekrutmen anggota yang awalnya menyasar usia dewasa dan cenderung tidak berkecukupan secara ekonomi. Kini, mereka menyasar pula pada kalangan anak, remaja dan generasi muda pada umumnya. Demikian diungkapkan Ketua Program BGI Wilayah KSB, Hendra Ardiansyah, S.IP saat pembukaan Dialog Kebangsaan dan berbuka bersama di Aula Lesehan Tana Mira Taliwang, Sabtu (17/6).

Dalam dialog yang dihadiri 100 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa dan pemuda KSB, Hendra menegaskan bahwa sangat penting ada upaya nyata untuk melindungi generasi muda dari ancaman dan propaganda terorisme, termasuk di KSB ini. Secara nasional, paham radikalisme telah menjadi isu yang mengemuka karena eksistensinya yang mengancam siapapun tanpa pandang bulu, termasuk kalangan muda yang mudah untuk dipengaruhi.

Memang isu radikalisme dan terorisme di KSB tidak begitu muncul di permukaan. Tapi di KSB pernah ada kejadian penangkapan terorisme, menjadi dasar pihaknya terus berupaya mengantisipasi  ancaman radikalisme dan terorisme ini. “Begitu susah untuk kita deteksi sehingga penguatan pemahaman tentang kebangsaan dan dan persatuan bangsa masyarakat pemuda dan pelajar harus memahami secara utuh. Karena tidak ada yang tidak mungkin, kalau kita tidak siap menangkis menyebarnya paham radikal bisa jadi KSB menjadi tempat penyebaran paham itu,” ungkapnya.

Baca Juga  Tolak Eksepsi Terdakwa, Hakim Sependapat dengan JPU

Ia berharap, generasi muda Sumbawa Barat harus kembali mengkaji sekaligus mencegah segala kemungkinan radikalisme di kalangan mereka, mengingat virus radikalisme dapat menjangkiti siapa saja termasuk kalangan muda sehingga kemudian ringan tangan melakukan perusakan, pertikaian, penganiayaan, bahkan penyerangan terhadap kelompok yang berseberangan paham dengannya.

Untuk diketahui, tema dialog “Merawat dan Mempertahankan NKRI dan Pancasila dari Ancaman Paham Radikal di Kalangan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar”. Dalam kegiatan Dialog Kebangsaan ini, hadir 3 narasumber yakni, KH.Syamsul Ismain, LC (Ketua MUI KSB), Edy Sofyan Gole, S.Sos (Kesbangpoldagri KSB), Kapolres KSB yang diwakili Kasat Intel Sumbawa Barat. (HEN/SR)

iklan bapenda