Ungkap Sambal Narkoba, Polisi Gagalkan Pesta Shabu

oleh -0 views
Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (18/06/2017)

Sejumlah tahanan Polres Sumbawa nyaris pesta narkoba di dalam sel. Namun rencana tersebut berhasil digagalkan petugas piket Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumbawa, Sabtu (17/6) dinihari sekitar pukul 00.15 Wita. Berkat kejeliannya, anggota mendapati narkoba jenis shabu di dalam sambal nasi bungkus yang hendak diselundupkan ke dalam sel tahanan setempat.

amdal

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT yang dikonfirmasi SAMAWAREA usai acara buka puasa kemarin menuturkan, terungkapnya kasus ini bermula ketika dua orang pemuda berinisial FJ dan AN mendatangi SPK Polres Sumbawa membawa nasi lalapan untuk diberikan kepada kepada salah satu tahanan berinisial JUN. Petugas piket mulai curiga karena nasi itu dibawa pada larut malam. Nasi itupun dicek dengan cara dibuka, dan isinya diperiksa secara teliti. Ketika bungkusan sambal lalapan ini dibuka, anggota curiga dengan gulungan kecil yang bercampur sambal. Ketika diambil ternyata plastik klip obat transparan yang digulung menggunakan isolasi. Setelah dibongkar lebih jauh ternyata berisi butiran bening yang belakangan diketahui narkoba jenis shabu-shabu. Piket jaga langsung melaporkannya ke piket Reserse Narkoba. Kedua pengantar inipun diamankan dan diinterogasi langsung oleh Kapolres Sumbawa. Kedua pengantar ini mengaku tidak mengetahui nasi bungkus itu berisi shabu. Mereka hanya tukang ojek yang diminta oleh seseorang untuk mengantar nasi bungkus kepada tahanan berinisial JUN dengan upah Rp 10 ribu. Polisi pun meminta keterangan JUN yang akhirnya terungkap jika shabu itu dipesan oleh IRB—tahanan kasus narkoba. Sedangkan yang memiliki uang untuk membeli narkoba ini adalah Glen—tahanan kasus perampokan yang baru saja ditangkap. Rencananya shabu tersebut akan digunakan bersama–sama di dalam sel tahanan oleh IRB, JUR, IND dan JUN.

Baca Juga  Pengguna Jalan Disasar Kawanan Rampok

Dari hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap dua orang pengantar bahwa nasi lalapan tersebut dititip oleh Olek. Sedangkan IRB—tahanan narkoba mengaku memesan shabu itu kepada Ceking yang kemudian meminta Olek untuk mengantarkan paket shabu ke Polres Sumbawa. “Pemasok shabu ini masih dalam pencarian. Sedangkan dua pengantar nasi untuk sementara diamankan karena kami memiliki waktu 6×24 jam untuk melakukan pemeriksaan secara marathon. Tapi hasil tes urine keduanya dinyatakan negatif,” demikian Kapolres. (JEN/SR)

iklan bapenda