Polsek Lunyuk Cokok Petani Pengedar Shabu

oleh -0 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (16/06/2017)

Dibantu aparat desa, anggota Polsek Lunyuk menggrebeg dan menggeledah kediaman AN alias Iwan (30) warga Desa Lunyuk Ode, Rabu (14/6) malam. Dalam penggeledahan itu, tim yang dipimpin Kapolsek, AKP R Joko Gatot, menemukan 6 poket shabu paket kecil yang disimpan di dalam sebuah chasing handphone, 1 poket shabu berukuran besar lengkap dengan peralatan hisap yaitu 11 buah sedotan. Selain itu 2 jarum suntik, 1 pembersih kaca, 1 kaca berbentuk bulat panjang, dan 4 klip plastik kosong di dalam kantong rompi. Polisi juga menemukan 2 botol plastik yang diduga bong. Semua barang bukti ini berada di kamar tersangka yang berprofesi sebagai petani ini.

amdal

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Jumat (16/6) mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat. Anggota Polsek langsung terjun ke lapangan bersama Sekdes, Kadus dan staf desa setempat untuk menggeledah kediaman tersangka. Dari barang bukti yang ditemukan itu, tersangka tak berkutik dan digelandang ke Polsek untuk menjalani pemeriksaan. Kini tersangka sudah diserahkan ke Satres Narkoba Polres Sumbawa guna proses lebih lanjut. Tersangka ungkap Kapolres, dikategorikan sebagai pengedar dan diancam hukuman di atas 5 tahun penjara. Polisi terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringannya termasuk bandar gede.

Tersangka yang ditemui mengaku mengenal barang haram tersebut sejak akhir 2016 lalu. Awalnya hanya digunakan dan mulai kecanduan. Untuk mendapatkannya, tersangka terpaksa menjadi penjual yang hasilnya kembali dibelikan shabu yang dikonsumsinya. “Sebagian saya pakai, dan sebagian lagi saya jual. Hasil penjualannya untuk beli barang ini lagi,” ujarnya, seraya mengaku bahwa istrinya selama ini tidak mengetahui bisnis haramnya ini, karena narkoba yang diperolehnya disimpan rapid an sangat rahasia. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Tudingan Kades Lape untuk Mencari Posisi Tawar