Truk Besar Masuk Kota, Karena Izin Gudang Masih Berlaku

oleh -15 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (13/06/2017)

Truk besar masih terlihat masuk kota meski pada jam-jam yang dilarang. Para sopir truk ini nekat menerobos pembatas atau portal yang dipasang Dinas Perhubungan. Hal ini terpaksa dilakukan karena gudang untuk menurunkan barang masih berada di dalam kota. Kondisi ini menimbulkan tandatanya terkait dengan ijin yang kontradiktif. Di satu sisi Dishub melarang truk masuk kota pada jam tertentu, namun di sisi lain masih gudang di dalam kota yang berijin.

M Taufik Hidayat MT

Kabid Prasarana Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, M Taufik Hidayat MT yang dikonfirmasi kemarin, mengatakan sesuai aturan truk besar diijinkan masuk kota mulai pukul 15.00 hingga 07.00 Wita. Di luar jam tersebut sangat dilarang, karena melanggar aturan. Namun pihaknya dilema karena masih ada gudang-gudang yang menjadi tujuan truk besar itu yang ijinnya masih berlaku. Untuk persoalan ijin ini, Topik—sapaannya, telah meminta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbawa selaku instansi yang berwenang menerbitkan ijin agar dalam setiap proses penerbitan IMB dapat melibatkan Dishub. Karena untuk bangunan banyak banyak hal yang perlu dilihat, seperti dari sisi parkirnya berapa ruang yang digunakan, dan dari sisi pemanfaatan itu berapa ruang pemanfaatan jalan maupun ruang milik jalan. “Selama ini kami belum pernah dilibatkan dalam rekomendasi IMB. Yang seharusnya kalau berkaitan dengan pemanfaatan ruang dan pemanfaatan jalan, Dishub harus dilibatkan. Sayangnya permintaan kami belum direspon,” tukasnya.

Baca Juga  Gondol Emas 100 Gram dan Uang Jutaan Rupiah, Dua Maling ini Dibekuk
H.-Syahril-M.Pd-Kadis-DPMPTSP Sumbawa

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DPMPTSP Sumbawa, H. Syahril M.Pd mengatakan, akan mengidentifikasi gudang-gudang mana yang izinnya hampir habis atau sudah mati. Yang jelas untuk menjamin ketertiban lalulintas dalam kota, salah satu solusinya akan menertibkan izin gudang. “Yang ada sekarang ijin lama, belum ada ijin baru. Pastinya yang berakhir masa ijinya tidak akan kita perpanjang,” tegasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda