Sekda Pastikan Pungutan Lapak Pasar Dadakan Pungli

oleh -0 views
Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (13/06/2017)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Rasyidi, memastikan bahwa pungutan di Pasar Dadakan terhadap sejumlah Lapak di Jalan Multatuli, merupakan pungutan liar (pungli). Sebab pungutan terhadap sejumlah lapak ini tanpa dasar hukum yang jelas. Untuk melakukan pungutan harus ada mekanisme yang telah diatur salah satunya membentuk tim 9 yang di dalamnya ada unsur pemerintah. “Pemerintah saja melakukan pungutan tidak sembarang harus ada dasar hukumnya, apalagi ini bersifat pribadi atau kelompok,” kata Sekda kepada SAMAWAREA menanggapi polemik Pasar Dadakan, Selasa (13/6).

amdal

Sekda meminta sejumlah dinas terkait tidak tutup mata dan terkesan lepas tangan terhadap masalah ini. Tanpa perintah dari pimpinan harus mereka melakukan koordinasi meski tidak mengambil tindakan tegas, melainkan persuasif. Sebab pengelola tempat ini memanfaatkan fasilitas umum sehingga mengganggu akses publik. Langkah pemerintah ini dilakukan bukan untuk mematikan usaha para pedagang, tapi lebih pada menghargai hak-hak masyarakat selaku pengguna jalan.

Disinggung mengenai ijin penggunaan tempat yang merupakan jalan umum, Sekda mengaku tidak mengetahuinya. Sebab Ia selama itu berada di luar daerah. Namun demikian, pihaknya akan memanggil sejumlah instansi terkait guna meminta klarifikasi mengenai proses perijinan dan mengapa Pasar Dadakan (Bazaar Ramadhan) itu bisa menggunakan lokasi tersebut. “Saya juga akan melaporkan masalah ini ke Wakil Bupati,” demikian Sekda.

Baca Juga  Heboh, Bayi Cantik Dibuang, Ditemukan di Teras Rumah

Seperti diberitakan, keberadaan pasar dadakan di Ruas Jalan Multatuli, Kelurahan Seketeng diindikasikan adanya pungutan liar (pungli). Sebab dari informasi yang terserap ada sekitar 40 lapak pedagang kaki lima dan masing-masing dipungut sewa tempat sebesar Rp 5,5 juta selama Ramadhan. Artinya pungutan itu bisa mencapai Rp 200-an juta. Ini belum termasuk lapak-lapak kecil yang pungutannya juga relative kecil. Terhadap adanya indikasi ini, Polres Sumbawa akan menurunkan tim guna melakukan penyelidikan. Kegiatan Pasar Dadakan yang diberi nama Bazar Ramadhan Sahabat di sepanjang Jalan Multatuli ini dilaksanakan dari tanggal 25 Mei hingga 24 Juni 2017. Sebagai penanggung jawab kegiatan, Abriyansah. (JEN/SR)

 

iklan bapenda