Firman Reses, Masyarakat Butuh Air Bersih

oleh -0 views
Firman Sahabuddin Anggota DPRD NTB
bankntb

MATARAM, SR (12/06/2017)

Persoalan irigasi, air bersih dan pertanian paling banyak disuarakan masyarakat di beberapa kecamatan saat Firman Sahabuddin–Anggota DPRD NTB asal Dapil 5 Sumbawa-KSB melaksanakan Reses Masa Sidang Tahap II, kemarin. Ada enam titik yangh disambangi politisi PDIP ini yaitu Kecamatan Lenangguar, Plampang, Moyo Hulu, Moyo Hilir, Labuhan Badas dan Kecamatan Sumbawa. “Kesimpulannya 70 persen aspirasi terkait dengan irigasi, air bersih dan pertanian,” kata Firman kepada SAMAWAREA, Senin (12/6).

amdal

Seperti di Lenangguar. Meski sudah memiliki sumur bor namun belum dapat dimanfaatkan masyarakat karena jaringan pipanisasi belum terpasang. “Sumur Bor dan airnya sudah ada. Tapi pipa untuk aliran ke penampungan masyarakat belum ada. Jadi saudara kita di sana harus mengambil langsung di lokasi sumur itu yang jaraknya cukup jauh,” terang Firman.

Hasil diskusi bersama warga setempat lanjutnya, agar sumur bor bisa maksimal, biaya instalasi pemasangan pipa cukup besar yakni mencapai miliaran rupiah. Sebab, instalasi pipa mencapai ratusan meter. “Masyarakat sangat berharap air sumur itu segera terdistribusi ke pemukiman,” ucap pria yang karib disapa Bang Fir ini.

Selain di Lenangguar sambungnya, Moyo Hilir dan Labuhan Badas juga bernasib sama. Mereka berharap adanya suplai air bersih dari pemerintah dengan pengadaan sumur bor sekaligus pemasangan jaringan pipa. “In syaa Allah kita berusaha memperjuangkannya. Kita usulkan ke Gubernur lalu kita kawal hingga ketok palu,” pungkasnya. (NA/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Polisi Ringkus Maling Bermodus Belanja