Siapa Lagi Tersangka Setelah Kades Pamanto ?

oleh -0 views
Kajari Sumbawa, Paryono SH MH
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (02/06/2017)

Kasus dugaan penyimpangan penggunaan dana Desa Pamanto Kecamatan Empang, telah menetapkan Kades setempat, Jayalana Maula sebagai tersangka. Namun indikasi akan adanya tambahan tersangka baru kian menguat. Hanya tinggal menunggu waktu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Paryono SH MH yang dikonfirmasi SAMAWAREA belum lama ini, mengakui kemungkinan tambahan tersangka tetap ada. Bahkan dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi termasuk penyitaan sejumlah dokumen, selain menguatkan keterlibatan tersangka, juga mengindikasikan adanya tersangka baru. Namun Kajari tidak ingin terburu-buru melainkan akan terus mendalami kasus tersebut terutama mengidentifikasi aliran dana yang diduga disalahgunakan Kades terhadap pihak lain. ‘’Indikasi ada, tetapi ini kita lihat secara formal. Artinya ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi saat pencairan memang diharuskan atau tidak. Misalkan untuk pencairan apa persyaratannya. Kalau memang bermasalah tahun 2015, kenapa bisa lolos tahun 2016. Itulah yang kita dalami. Bagaimana mekanisme pencairannya kenapa bisa lolos,” beber Paryono—sapaan Kajari.

Untuk pendalaman ini sambungnya, tim penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap Tata Kostara S.Sos—mantan Camat Empang yang kini menjabat Sekdis Pol PP Sumbawa, Rabu kemarin. Pihaknya juga sudah menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi lainnya.

Seperti diberitakan, dugaan penyimpangan penggunaan dana Desa Pamanto ini, terjadi Tahun 2015 dan 2016. Desa Pamanto mendapatkan ADD sebesar Rp 800 juta pada Tahun 2015 lalu dan kembali menerima ADD Rp 1,4 miliar pada Tahun 2016. Ada beberapa program yang menggunakan dana itu tidak dilaksanakan, namun secara administrasi dilaporkan seolah-olah program itu dikerjakan. Misalnya proyek pengadaan barang dan pembangunan drainase. Setelah ditotal, diduga kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 800 juta. Kerugian negara ini bisa saja bertambah mengingat tim masih mendalami hasil pengerjaan fisik apakah tidak atau sesuai spesifikasi tekhnis. Dalam kasus ini, kejaksaan sudah menetapkan tersangka yakni Kades Pamanto Jayalana Maula yang usai diperiksa langsung ditahan sejak Jumat, 19 Mei 2017. (JEN/SR)

 

Baca Juga  Cek Orang Asing, Imigrasi akan Sidak ke Newmont

iklan bapenda