Purna Siswa SMPN 7 Plampang, Jaring 10 Lulusan Terbaik

oleh -14 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, SR (02/06/2017)

Purna siswa SMP Negeri 7 Plampang yang dilaksanakan Jumat (2/6) pagi mengharu biru. Bahagia bercampur sedih menyatu. Sebab para siswa tersebut sudah tiga tahun mengeyam pendidikan di sekolah yang sudah menjadi bagian dari rumahnya. Hadir dalam kesempatan itu para orang tua yang dengan bangga mendampingi anak-anaknya.

amdal

Kepala SMPN 7 Plampang, Indirjaya S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa Jumat hari ini merupakan hari terakhir bagi anak-anak kelas 9 di sekolah tersebut. Sebab mereka akan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing setelah selama tiga tahun menimba ilmu di SMPN 7 Plampang. Selain itu mereka akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

10 lulusan terbaik SMPN 7 Plampang

Indirjaya berharap kepada orang tua agar terus memacu putra-putrinya menjadi generasi yang berguna bagi agama dan bangsa. “Pendidikan tidak sampai di sini saja. Kami harap anak-anak kami ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK dan MA,” pinta Indir.

Anak adalah amanah yang paling berharga. Tentunya tidak boleh dibiarkan tanpa perhatian orang tua. Yang paling menyedihkan jika orang tua bersikap masa bodoh terhadap pendidikan anak-anaknya. “Jangan sampai anak-anak kita putus sekolah dan berbuat hal-hal yang negatif, karena kurangnya perhatian dari orang tua,” pungkasnya.

Rangkaian dari acara perpisahan ini, pihak sekolah mengumumkan 10 lulusan terbaik. Mereka adalah siswa yang memiliki nilai tertinggi. Yaitu Rubiyah dengan nilai tertinggi (218,5), disusul Indah Arianti (209,5), Febby Andriani (202,5), Mukmin (200), Siti Nur Intan (195,5), Sri Susanti (194,5), Erma Wahyuni (193), Rubiati (192,5), Ulya Surohmi (191,5) dan Andri Renaldi (190,5).

Baca Juga  Selamat Datang di SMAN 2 Sumbawa, Bambang: Tidak Ada Pungutan Dalam Pendaftaran

Ditemui SAMAWAREA, Ulya Surohmi—salah satu siswa berprestasi mengaku bahagia karena tidak menyangka bisa menduduki peringkat sepuluh besar. Menurutnya, prestasi akademik ini tidak terlepas dari bimbingan dan binaan para guru. “Terima kasih bapak dan ibu guru jasa mu tiada terkira. Dengan bekal dan doa dari mereka semoga saya menjadi orang yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara,” ucapnya. (BUR/SR)

 

iklan bapenda